Banyak Belum Dievakuasi, Korban Bus Pahala Masuk Jurang di Wado Sudah 22 Orang Tewas

Kecelakaan bus pariwisata di tanjakan Cae, Sumedang

POJOKSATU.id, SUMEDANG – Korban meninggal dunia bus pariwisata Pahala Kencana nopol T 7591 TB di wilayah tanjakan Cae, Wado, Kabupaten Sumedang, Jabar, terus bertambah. Terbaru, 22 orang tewas.

Bus pariwisata ini masuk jurang di wilayah Tanjakan Cae dan berisi total 59 orang termasuk supir bus.

Sementara penumpang bus merupakan siswa SMP IT Al Muawwanah Cisalak Subang beserta ortu dan gurunya.

Bus nahas ini masuk jurang pada Rabu malam sekitar pukul 18.30 WIB.


Berdasarkan data terakhir yang diterima pihak Puskesmas Wado, Rabu malam (10/3), dari total 59 orang, sebanyak 22 penumpang tewas.

Baca Juga :

Info Terbaru, Korban Bus Pahala Masuk Jurang Capai 20 Orang, Banyak Siswa SMP Al Muawwanah Cisalak

“22 orang yang meninggal, data semuanya belum diketahui yang masuk ke Puskesmas,” kata Petugas Puskesmas Wado, Yeye, saat mendata korban, Rabu (10/3/2021).

Saat ini korban banyak yang dirujuk ke RSUD Sumedang. Yeye menyebut masih ada korban di dalam bus yang masih belum dievakuasi.

“Sebagian sudah dirujuk ke RSUD, masih ada juga yang belum dievakuasi,” katanya.

Yeye menjelaskan korban kecelakaan ini tidak semuanya dibawa ke Puskesmas Wado. Sebagian korban dibawa juga ke rumah sakit terdekat.

“Di sini ada 18 korban ada juga yang dibawa ke rumah sakit lain,” ujarnya.

Sementara itu proses evakuasi di lokasi masih berlanjut dari petugas gabungan hingga Rabu malam.

Pantauan di lapangan, masih terdapat korban yang masih belum dievakuasi dari dalam bus di jurang sedalam lebih 5 meter itu.

(ral/int/pojoksatu)