Bayar Tarif Seks Rp50 Ribu, Kakek 76 Tahun Kolaps Saat Menindih Tubuh PSK

Garis polisi
ilustrasi

POJOKSATU.id, NTT— Dengan tarif seks Rp50 ribu, kakek 76 tahun ini menemui seorang PSK di NTT. Sesudah telanjang, kakek ini tiba-tiba lemas dan menindih tubuh PSK sebelum sempat hubungan badan.


PSK ini berinisial DS dan sudah berusia 40 tahun. Sementara kakek 76 tahun ini berinisial HD.

Kepada aparat kepolisian, DS membeberkan bahwa HD mendatangi kosnya untuk berhubungan intim.

Mereka menyepakati tarif layanan seks itu sebesar Rp 50 ribu saja sekali kencan.


HD dan DS kemudian bersiap-siap untuk berhubungan badan.

Lalu kakek DS membuka seluruh baju dan celananya dan sudah dalam kondisi telanjang.

Namun, tiba-tiba kakek HD langsung terjatuh menindih tubuh DS dengan napas terengah-engah.

HD yang kolaps akhirnya mengembuskan napas terakhir sekira pukul 10.00 WITA.

“Dia datang mengetuk pintu kamar saya. Setelah saya buka dan menanyakan tujuan kedatangannya, dia mengaku mau m**n, kami kemudian bersepakat tarifnya Rp 50.000,” kata DS.

“Namun sebelum berhubungan, tiba-tiba dia langsung lemas dan menindih saya,” kata DS seperti dikutip dari Timex Kupang, Senin (8/3).

Lurah Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, Ignatius membenarkan adanya peristiwa itu di wilayahnya.

Ignatius mengaku mendapat laporan dari salah satu ketua RT di Kabor, Muhammad Safei, bahwa ada seorang pria yang meninggal di sebuah indekos di wilayahnya.

Igantius dan Safei langsung menuju lokasi kejadian dan mendapati HD sudah tak bernyawa dalam posisi tengkurap tanpa busana.

“Saya mendapatkan laporan dari Muhamad Safei bahwa ada seorang warga meninggal di indekos yang dihuni DS, seorang PSK. Kami pun langsung ke lokasi dan melihat HD dalam posisi tengkurap tanpa pakaian,” ungkap Ignatius.

Lurah kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Alok untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi korban.

Polsek Alok di bawah pimpinan Kanit SPKT II, Bripka Nur Akis Lewa langsung terjun ke TKP dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Sikka.

Usai melakukan olah TKP, jasad HD langsung dibawa ke RSUD dr TC Hillers Maumere untuk dilakukan visum.

 

(jpnn/pojoksatu)