SBY Tuding Moeldoko, Arief Poyuono Maju Menawarkan Diri

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono
Arief Poyuono

“Saya enggak ngerti tuh perkembangan internal seperti itu. Saya pikir sudah selesai,” sambungnya.

Moeldoko lalu mengingatkan Demokrat agar tak terus-terusan menyeret dirinya dalam kisruh di internal Demokrat.

“Jangan menekan-nekan saya dan saya ingin mengingatkan semuanya ya,” ingatnya.

Ia menegaskan, dirinya memiliki batas kesabaran.


“Karena saya bisa sangat mungkin melakukan apa itu langkah-langkah yang saya yakini,” tegasnya.

Untuk itu, mantan Panglima TNI era Presiden SBY itu meminta agar tidak ada lagi pihak-pihak yang terus menerus menekan dirinya.

Moeldoko juga kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu menahu soal upaya kudeta terhadap putra sulung SBY itu.

“Saya pesan seperti itu saja. Karena saya punya hak seperti apa yang saya yakini,” tandas Moeldoko.

Untuk diketahui, SBY sebelumnya melontarkan tudingan kepada Moeldoko sebagai dalang kudeta Demokrat.

“Saya pribadi sangat yakin bahwa yang dilakukan oleh Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Sebaliknya, SBY menegaskan, bahwa integritas Presiden Jokowi tidak perlu diragukan.

Tidak seperti anak buahnya, Moeldoko yang ingin mengambil alih Partai Demokrat dengan cara ilegal.

“Saya yakin bahwa Presiden Jokowi memiliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu,” sambung dia.

Menurutnya, apa yang dilakukan Moeldoko sejatinya telah merugikan dirinya sendiri.

Karena bernafsu ingin menjadi Ketua Umum Partai Demokrat lalu melegalkan berbagai cara.