dr Tirta: Staf Menkes Main Kick di Clubhouse, Pak Menkes Sampai Kaget

dr Tirta. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, JAKARTA – Relawan Covid-19 dr Tirta Mandira Hudhi atau dr Tirta mengungkap Stafsus Menkes main kick di aplikasi Clubhouse. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengaku kaget mendengar ini.

Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat.

Pengguna bisa mengobrol, berdiskusi dengan orang lain dengan berbagai topik. Aplikasi ini seperti podcast tapi live, lebih interaktif, karena bisa bersahut-sahutan dan sifatnya eksklusif.

“Saya atas nama pembuat room Clubhouse tadi, meminta maaf kepada @sociotalker. Ketika kesempatan beliau bertanya, tiba-tiba beliau hilang dari daftar speakers. Ternyata di-kick oleh salah satu stafsus menkes yang jadi host,” kata dr Tirta di Twitter, Selasa (23/2) seperti dilansir detikcom.


“Saya sudah jadikan nota keberatan atas hal ini ke yang bersangkutan yang kick,” katanya lagi.

dr Tirta mengaku langsung mengklarifikasi orang yang di-kick stafsus Menkes dari room Clubhouse itu.

Menurut dr Tirta, aksi main kick ini bisa dijadikan pelajaran berharga.

“Saya langsung call, dan klarifikasi ke prof @sociotalker, kejadian ini menjadi pelajaran, nggak semua orang capable jadi host,” katanya.

dr Tirta menegaskan orang yang main kick di aplikasi Clubhouse itu merupakan Staf Khusus Menkes. Tirta menyebut Menkes Budi malah kaget dengan aksi main kick dari Clubhouse itu.

“Saya sudah confirm, stafsus kick atas inisiatif sendiri. Tadi malah Pak Menkes kaget kok tiba-tiba nggak jadi tanya. Saya dan @ainunnajib mengiranya pak @sociotalker nggak ada sinyal,” ucap Tirta.

Dimintai konfirmasi via WhatsApp, dr Tirta menyebut Menkes Budi Gunadi Sadikin sama sekali tidak terlibat terkait aksi main kick staf khususnya di Clubhouse.

“Yang jelas, menkes tidak terkait apapun soal kick itu, Menkes malah menunggu pertanyaan Prof Joel,” ucap Tirta.

Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat.

Pengguna bisa mengobrol, berdiskusi dengan orang lain dengan berbagai topik. Bayangkan saja ini seperti podcast tapi live, lebih interaktif karena bisa bersahut-sahutan dan sifatnya eksklusif.

Ruang obrolan atau conversation room ini seperti conference call. Ada yang bicara, ada yang mendengarkan. Obrolan selesai, ruang obrolan pun ditutup.

Aplikasi Clubhouse memberikan tempat virtual dimana orang bisa mengadakan obrolan, mendengarkan dan ikut obrolan bersama komunitas pengguna Clubhouse lainnya.

Begitu membuka aplikasi Clubhouse ada beberapa ruang obrolan berbagai topik dan ada siapa saja di sana.

Orang bisa ikut obrolan yang sudah ada atau bikin sendiri. Tiap ruang obrolan punya moderator, pembicara dan pendengarnya.

Moderator mengatur siapa yang bicara, pendengar bisa acung tangan untuk bicara.

 

(ral/int/pojoksatu)