Vaksin Nusantara Disambut Nyinyir, dr Tifa: Tidak Semua Hal Anda Tahu, Mentang-mentang Anda Doktor

dr Tifauzia Tyassuma

Parahnya, yang menentang keras dan nyinyir justru dari kalangan ilmuwan dan para dokter.

“Persis seperti berbagai pendapat berbasis kompetensi epidemiologi prediktif yang secara rutin saya sampaikan di sosial media dan media mainstream,” katanya.

“Yang menentang, berkomentar negatif, nyinyir, sampai asal bunyi, juga dari sesama ilmuwan dan dokter juga,” tambahnya.

dr Tifa menyarankan agar para ilmuwan dan dokter menghargai pendapat dan karya anak bangsa. Kalau belum mampu menghargai, maka belajarlah menghargai.


“Walaupun Anda ilmuwan dan dokter, tidak semua hal Anda ketahui dan pahami dengan baik, meskipun di lapangan yang sama sekalipun,” katanya.

“Contoh seperti saya, sebagai peneliti epidemiologi, pendapat saya tidak selalu selaras bahkan beberapa kali berrtentangan dengan sesama epidemiologist lainnya. Saya tetap dengan pendapat saya. Dan terbukti pendapat saya 85% benar dan tepat,” imbuhnya.

dr Tifa menyatakan dirinya juga meneliti infeksi dan beberapa kali terlibat dalam penelitian virus dan vaksin. Ia seringkali berbeda pendapat dengan sesama peneliti virus dan vaksin lainnya.

“Insya Allah pendapat saya tentang virus dan vaksin, akan mendekati 95% benar dan tepat,” beber dr Tifa.

“Karena itu, sekali lagi, hargailah. Siapa tahu anda sebenarnya tidak benar-benar tahu dan paham. Hanya merasa tahu dan merasa paham,” katanya.