Ibu Muda Cianjur Lahiran Tanpa Hamil, Awalnya Dikira Sakit Perut, Ini Cerita Bidan Bersalin

Siti Jainah (25), janda Cianjur yang melahirkan mendadak

POJOKSATU.id, CIANJUR— Ibu muda di Cianjur mengaku melahirkan bayi usai satu jam hamil. Bidan yang membantu persalinan menceritakan detik-detik perempuan muda ini melahirkan.

Riska Setiani, Bidang Puskesmas Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, mengaku awalnya dipanggil keluarga dari Siti Zainah (25) untuk memeriksa perutnya yang sakit.

Taka da kecurigaan jika Siti Zainah hamil sebab Siti sudah 4 bulan cerai atau talak tiga dengan suaminya.

Informasi dari keluarga, Siti Zainah hanya mengalami sakit perut diduga akibat menstruasi.


“Di rumahnya juga kan ada anggota keluarga yang merupakan perawat. Saya sempat komunikasi. Awalnya dikira keram perut usai makan batagor,” kata Riska kepada wartawan, Minggu (14/2/2021).

Saat datang ke rumah itu, Riska mendapati Siti Zainah sedang telentang dengan posisi ibu yang hendak melahirkan.

Namun ketika ditanya Riska, keluarga Siti menyebut jika Siti sedang sedang menahan sakit.

Perempuan yang baru bercerai dengan suaminya sekitar 4 bulan lalu itu sedang menahan sakit.

Riska yang merasa curiga meminta rekannya mengecek bagian kemaluan Siti untuk memastikan.

Ternyata Siti sudah pembukaan akhir dan tampak ada kepala bayi yang hendak keluar.

“Saya coba pastikan dengan alat deteksi jantung. Ada detak jantungnya. Begitu dilihat vaginanya juga sudah pembukaan dan ada kepala bayi. Baru dipastikan memang hendak melahirkan,” jelasnya.

Proses persalinan cukup singkat. Dalam waktu 10 menit, Siti Zainah melahirkan seorang bayi perempuan dengan bobot 2,9 kilogram.

“Persalinannya lancar dan cepat. Hanya sepuluh menit dengan persalinan normal,” katanya seperti dilansir detikcom.

Riska menyebutkan jika keluarga yang tengah berkumpul tampak kaget, sebab tidak menyangka jika Siti Zainah mengandung.

Pasalnya selama 9 bulan tak ada tanda-tanda perempuan itu hamil. Apalagi setiap bulannya, Siti mengalami menstruasi secara normal.

Ia mengaku sudah menjelaskan pada pihak keluarga jika ada kemungkinan perempuan hamil dalam kondisi tersebut.

Namun ia belum bisa memastikan karena membantu persalinan dalam kondisi sudah pembukaan akhir.

“Secara medis sudah dijelaskan, meskipun ada yang tetap belum percaya. Pihak keluarga tetap menerima dan bersyukur diberi berkah berupa lahirnya bayi tersebut,” ungkapnya.

 

(ral/int/pojoksatu)