Haris Pertama Curigai Natalius Pigai, Dua Minggu Lalu Dia Bilang Abu Janda harus Ditangkap!

Natalius Pigai, Abu Janda atau Permadi Arya dan Sufmi Dasco Ahmad duduk bersama dalam satu meja. Foto IST

POJOKSATU.id, JAKARTA— Ketua Umum KNPI Haris Pertama terheran-heran dan curiga atas sikap Natalius Pigai yang menemui Abu Janda atau Permadi Arya saat kasus masih bergulir di Bareskrim Polri.

Ketum KNPI ini merasa curiga dengan sikap Natalius Pigai yang kini seolah-olah menjadi jurubicara atau tim kuasa hukum Abu Janda.

“Sekarang kok jadi bela Abu Janda? Kan aneh nih Natalius Pigai. Biar masyarakat lah yang menilai apa yang dilakukan Natalius Pigai dan Abu Janda,” ujar Haris Pertama, Selasa (9/2).

“Harusnya, dia juga jangan bilang bahwa itu enggak ada delik hukum. Kan Pigai yang teriak-teriak. Coba di cek flashback, yang teriak-teriak siapa yang bilang dia dirasisin?,” katanya.


“Natalius Pigai seakan-akan sudah jadi jurubicaranya Abu Janda nih atau kuasa hukumnya Abu Janda,” kata Haris lagi.

Sebelumnya menurut Haris, eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai selalu berteriak-teriak kalau Abu Janda berbuat rasis.

Akan tetapi, saat ini malah seperti membela dengan menyatakan bahwa tidak ada delik hukum pidana untuk Abu Janda atau Permadi Arya.

Apalagi, pernyataan Natalius Pigai tersebut juga berpotensi memunculkan gejolak di Papua. Karena, Natalius Pigai kerap memberikan pernyataan bahwa Abu Janda berlaku rasis.

“Intinya, masyarakat Papua akan menilai. Natalius Pigai ini kan belum lama ini. Belum ada dua minggu. Dia teriak-teriak masalah rasis. Di TV dia bilang, itu rasis, Abu Janda harus ditangkap. Kok sekarang membela Abu Janda enggak bisa ditangkap. Kan lucu,” tegasnya.

Haris Pertama menilai pertemuan Natalius Pigai dengan Permadi Arya alias Abu Janda yang difasilitasi oleh Sufmi Dacso dianggap tidak berpengaruh dengan kasus dugaan rasis yang saat ini tengah berproses di Bareskrim Polri.

“Masalah pertemuan itu gak ngaruh. Karena apa, teori evolusi yang dikatakan oleh Abu Janda itu tidak serta merta hanya menghina Pigai tapi menghina ras atau suku yang sama dengan Pigai, pertama itu, itu laporan kita,” kata Haris, Selasa (9/2).

Haris mencontohkan, DPD KNPI Papua Barat juga melaporkan Ambroncius Nababan ke polisi atas tuduhan rasis kepada Natalius Pigai.

“Ambroncius kan bukan Pigai yang melaporkan. Itu harus diingat. Jadi bukan soal individu Pigai. Sekali lagi saya tekankan yang dihina itu adalah ras-nya Pigai,” tekan Haris.

Haris menungkap, Abu Janda pada satu kesempatan acara podcast November 2020 sangat paham dan mengerti soal evolusi yang merujuk kepada teori Darwin yakni manusia berasal dari kera.

“Itukan jelas menghina bukan hanya Pigai, tapi anak-anak Papua semuanya. Bukannya Pigai selama ini juga membuat dirinya sebagai representasi orang atau masyarakat Papua. Jadi ini bukan soal Pigai tapi masyarakat Papua yang sudah terlanjur tersakiti oleh ucapan Abu Janda itu,” ujar Haris.

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dipertemukan dengan mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Pertemuan ini diprakarsai oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Keduanya bertemu di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (8/2).

(ral/rmol/pojoksatu)