Fakta Mencengangkan Pelaku Pembunuh Weni Tania, Mulai dari Pencuri sampai Geng Motor, Catatan Kriminal Panjang sejak di Bawah Umur

Tangkap artis prostitusi
Ilustrasi ditangkap

POJOKSATU.id, GARUT – Polisi akhirnya mengonfirmasi telah menangkap pelaku pembunuh Weni Tania, perempuan yang mayatnya ditemukan dengan anus ditusuk bambu di Garut.


Korban saat itu ditemukan dalam posisi kepala terjepit batu dengan posisi tertelungkup dengan bagian pantat yang lebih tinggi dan celana yang melorot.

Sedangkan sebatang bambu berukuran kurang lebih 60 sentimeter ditancapkan di anusnya.


Pelaku pembunuh Weni Tania tidak lain diduga adalah pacar korban sendiri, berinisial D alias Japra.

Berdasarkan informasi dari kepolsian, Japra sudah memiliki catatan kriminal yang cukup panjang sejak usianya masih di bawah umur.

Bukan itu saja, Japra juga dikenal merupakan anggota gerombolan motor di Garut.

Terungkapnya kasus ini setelah Japra menghuni ruang tahanan Polsek Tarogong Kidul usai ditangkap pada Rabu (3/2).

Japra ditangkap karena mencuri uang senilai Rp8 juta dari sebuah gudang.

Pencurian itu dilakukan warga Kecamatan Banyuresmi tersebut pada 31 Januari 2021 lalu.

Kepada polisi, Japra awalnya membantah ia telah menghabisi pacarnya sendiri.

Namun akhirnya Japra mengakui bahwa dirinya yang membunuh Weni Tania.

Pengakuan Japra itu didukung dengan kesesuaian barang bukti yang ditemukan polisi dan keterangan sejumlah saksi.

Kabar tersebut dibenarkan Kapolsek Wanaraja, Kompol Oon Suhendar dalam keterangannya, Minggu (7/2/2021).

“Pelaku sudah ada di sel tahanan Polsek (Tarogong Kidul). Sekarang sudah dibawa ke Mapolres Garut untuk dimintai keterangan,” ujar dia.

Pengungkapan pelaku pembunuh Weni Tania ini juga dibenarkan Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (7/2/2021).

“Betul (pelaku pembunuh Weni Tania sudah ditangkap),” ujar Adi Benny Cahyono.

Hanya saja, Adi Benny masih belum membeberkan motif maupun kronologis penangkapan D alias Japra.

Pun demikian dengan motif dan alasan pelaku menghabisi nyawa Weni Tania.

Saat ini, Pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

“Pelaku sudah dibawa ke Polres. Tim sedang mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan,” sambungnya.

Sebelumnya, beredar foto terduga pelaku pembunuh Weni Tani di media sosial.

Namun kemarin, polisi membantah jika pria dalam foto tersebut adalah pelaku pembunuh Weni Tania.

Alasannya, polisi masih melakukan penyelidikan dalma kasus ini dan belum memastikan sosok pelaku.

Jenazah Weni Tania sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum Kampung Ciloa Tengah, Sabtu (6/2/2021) sore.

Kedatangan jenazah Weni Tania, Sabtu (6/2/2021) sore membuat rumah duka diwarnai isak tangis keluarga dan kerabat dekat korban.

Jenazah sempat dilakukan autopsi di RS Sartika Asih Bandung.

Untuk diketahui, warga Garut digegerkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kondisi anus tertancap sebatang bambu.

Korban ditemukan di dekat Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Kabupaten Garut, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Belakangan diketahui bahwa mayat perempuan tersebut adalah Weni Tania (20).

Korban merupakan warga Kampung Ciloa Tengah RT 002/RW 003, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Garut, Jawa Barat.

(ruh/pojoksatu)