Sempat Kabur, Oknum Satpol PP Subang Penusuk Pengamen Angklung Menyerah tapi Minta Diantarkan Temannya ke Polisi

Pengamen angklung jadi korban penusukan oknum Satpol PP Kabupaten Subang

POJOKSATU.id, SUBANG – Setelah sempat kabur, satu oknum Satpol PP Kabupaten Subang pelaku penusukan terhadap pengamen angklung akhirnya menyerahkan diri.

Oknum tersebut menyerah dengan mendatangi Kantor Satpol PP Kabupaten Subang untuk minta diantarkan menyerahkan diri ke Polsek Subang Kota.

Sebelumnya, polisi lebih dulu berhasil mengamankan satu oknum Satpol PP lainnya.

Saat ini, kedua oknum Satpol PP Kabupaten Subang itu tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.


Hanya saja, pihak kepolisian yang dimintai keterangan terkait hal ini masih belum bisa memberikan keterangan.

“Masih diperiksa dulu. Nanti kalau sudah diperiksa, ya,” tutur Kapolsek Subang Kota, Kompol Yayah Rokayah, Selasa (2/2/2021) malam.

Kabar penusukan ole oknum Satpol PP ini pun membuat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi langsung mendatangi Polsek Subang Kota.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini meminta polisi mengusut tuntas kejadian itu dan profesional dalam proses hukum yang berjalan.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Subang Kota Kompol Yayah Rokayah, kata Dedi, satu pelaku sudah berhasil diamankan.

“Dan satu pelaku lagi masih dalam pengejaran. Semoga segera ditangkap,” ujar Dedi Mulyadi di Mapolsek Subang Kota, Selasa (2/2/2021).

Selain mendatangi Mapolsek Subang Kota, sosok asli Subang ini juga menyempatkan diri menjenguk korban penusukan di RS PTPN Subang.

”Korban selamat dan saya tadi sudah menjenguk korban di sekaligus membayar biaya rumah sakit,” tambah Dedi.

Khusus kepada Kasatpol PP Subang, Dedi Mulyadi mengingatkan agar lebih seletif merekrut anggota.

“Jangan rekrut anggota yang arogan. Akhirnya kejadian dan mencoreng kesatuan kan,” ingatnya.

Dedi juga mengingatkan agar jangan ada lagi anggota Sapol PP yang meminta jatah uang.

Baik kepada pengamen, pedagang atau yang lainnya.

“Pengamen itu orang sudah kok masih diminta japrem lagi,” ujarnya.

(adw/pojoksatu)