Didatangi Dedi Mulyadi, 1 Oknum Satpol PP Subang Penusuk Pengamen Angklung Sudah Ditangkap, 1 Kabur

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi di Mapolsek Subang Kota, Selasa (2/2/2021)

POJOKSATU.id, SUBANG – Kabar penusukan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Subang, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi langsung mendatangi kantor Polsek Subang Kota.


Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini meminta polisi mengusut tuntas kejadian itu dan profesional dalam proses hukum yang berjalan.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Subang Kota Kompol Yayah Rokayah, kata Dedi, satu pelaku sudah berhasil diamankan.


“Dan satu pelaku lagi masih dalam pengejaran. Semoga segera ditangkap,” ujar Dedi Mulyadi di Mapolsek Subang Kota, Selasa (2/2/2021).

Selain mendatangi Mapolsek Subang Kota, sosok asli Subang ini juga menyempatkan diri menjenguk korban penusukan di RS PTPN Subang.

”Korban selamat dan saya tadi sudah menjenguk korban di sekaligus membayar biaya rumah sakit,” tambah Dedi.

Dalam peristiwa ini, dua pengamen yakni Udung (40) dan Ilham Iskandar (21) menjadi korban penganiayaan oleh oknum Satpol PP Kabupaten Subang.

Keduanya adalah pengamen angklung yang mangkal di traffic light Sinta.

Kandar Iskandar (19) seorang pengamen yang ada di lokasi kejadian mengatakan, awalnya dua orang oknum anggota Satpol PP yang salah satunya berinisial S datang meminta uang jatah kepada para pengamen.

Namun, permintaan itu tidak dituruti lantaran mereka memang tidak memiliki uang.

“Kami bilang nggak ada uang. Soalnya ngamen lagi sepi. Eh dia malah maksa,” ujarnya, Selasa (2/2/2021).

Meski terpaksa, para pengamen itu lantas memberikan uang seadanya yang mereka miliki.

“Akhirnya dari kami ada yang kasih uang Rp10 ribu. Oknum Satpol PP itu malah marah-marah minta Rp20 ribu,” ungkapnya.

Kandar juga menuturkan, S selama ini memang selalu meminta uang jatah kepada para pengamen angklung setiap harinya.

“Setiap hari selalu datang minta jatah (uang),” ujarnya.

Sementara, Ilham menambahkan, aksi pemalakan oknum Satpol PP itu kemudian dilaporkan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Subang.

Bukannya dibantu, ia dan rekannya malah malah dikeroyok oleh oknum Satpol PP lainnya.

“Kami sempat dilucuti handphone kami semua oleh oknum tersebut,” ungkapnya.

Saat itu, mereka sejatinya hendak melawan lantaran tak terima.

“Terus oknum ini bilang ‘kamu melawan sama aparat?’. Lalu dia mengeluarkan pisau. Sempat menghunuskan ke saya, nggak kena. Malah kena Pak Udung,” bebernya.

Dikonfirmasi, Kasatpol PP Kabupaten Subang Dikdik Solihin tak memberikan banyak komentar.

Hanya saja, ia menyatakan bahwa kasus ini sepenuhnya diserahkan ke pihak kepolisian.

“Biar polisi yang menangani, sudah diserahkan,” singkatnya.

(adw/pojoksatu)