Komentari Empat Calon Kabareskrim, Politisi PAN Kritik Polisi Gini

Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh mengomentari beredarnya informasi empat nama calon Kabareskrim.


Empat nama tersebut diantaranya, Irjend Wahyu Hadiningrat (Waka Bareskrim) Irjend wahyu Widada (Kapolda Aceh).

Kemudian, Irjend Nico Afinta (Kapolda Jawa Timur) Irjend Achmad Dofiri (Kapolda Jawa Barat).

Ia menilai sejumlah nama tersebut sama-sama mempunyai prestasi yang membanggakan dan secara kepangkatan sudah memenuhi syarat Kabereskrim.


“Dari prediksi yang beredar, saya berpendapat bahwa seluruh calon adalah anggota kepolisian yang memiliki sejumlah prestasi,” ungkapnya kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Sabtu (30/1/2021).

Meski demikian, kata Pangeran empat nama tersebut tetap akan diseleksi oleh Dewan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti).

Setelah, itu lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu baru diserahkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menetapkan posisi Kabareskrim.

“Nama itu akan disampaikan ke Kapolri dan sepenuhnya menjadi kewenangan kapolri untuk menetapkan siapa yang menduduki pos tersebut,” tutur Saleh.

Anak buah Zulkifli Hasan itu berharap siapapun mengisi jabatan yang pernah dijabat Jendral Listyo itu mampu membawa kepolisian ke arah yang positif.

“Sebagai pengayom dan pelindung masyarakat serta Harkamtibmas dapat terjaga dengan baik,” pungkas Saleh.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) menyebut ada empat nama calon yang bakal menggantikan posisi Jendral Listyo sebagai Kabareskrim.

“Untuk posisi Kabareskrim beredar kabar, sedikitnya ada empat calon,” kata Ketua Peresedium IPW Neta S Pane kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Empat calon yang dimaksud Neta itu diantaranya, Irjen Wahyu Widada (Kapolda Aceh). Kemudian, Irjen Nico Alfinta (Kapolda Jawa Timur).

Selanjutnya, kata pengamat berlatar belakang wartawan itu, Irjen Dofiri (Kapolda Jawa Barat), dan Irjen Wahyu Adhinigrat (Wakabareskrim).

(muf/pojoksatu)