Ibu Hamil Dijambret Jatuh dari Motor, Melahirkan Prematur

Pelaku jambret ibu hamil ditangkap. (Agung Bayu/Bali Ekspres)

POJOKSATU.id, BALI – Dua orang jambret diringkus tim Polda Bali. Keduanya adalah I Kadek Agus Sedana Putra (19) dan I Putu Vicky Agusta Wijaya alias Bikul (23).


Akibat perbuatan tersangka ini, seorang ibu hamil yang menjadi korbannya melahirkan premature.

Hal itu disampaikan oleh Direktorat Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Djuhandani, didampingi oleh Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi.

Menurut Kombes Pol Djuhandani, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) ini sempat viral di media sosial (medsos) sejak bulan Desember 2020.


Tindak pidana tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku, di mana salah satunya merupakan residivis spesialis jambret.

“Ini sudah terjadi beberapa kali di bulan Desember tahun lalu. Pelaku mengakui sudah melakukannya sebanyak tujuh kali,” ungkap Kombes Pol Djuhandani, Jumat (29/1).

Dengan beroperasi pada saat subuh mereka mengincar perempuan yang ingin berangkat kerja atau pun hendak ke pasar.

Saat beraksi, mereka selalu bergerak berdua. Bikul bertugas sebagai joki (pembawa motor) sedangkan Kadek Agus bertugas mengambil barang milik korbannya.

Saat menjambret kedua pelaku tersebut tidak menggunakan senjata seperti yang disampaikan korban kepada pihak kepolisian.

Pihaknya juga menegaskan jika terus maresahkan masyarakat di Bali, maka polisi akan melakukan tindakan tegas yang terukur.

“Dari yang kami ketahui melalui hasil pemeriksaan, yang bersangkutan menggunakannya untuk narkoba. Kedua pelaku menggunakan hasil jambretnya untuk membeli narkoba jenis sabu. Polda akan bekerja sama dengan BNN untuk menyikapi masalah narkoba ini,” tandas Jhohandani.

Dalam aksinya kedua pelaku tersebut menyebabkan beberapa korbanya terluka. Hal tersbut akibat perampasan yang dilakukan kepada korban saat mengendarai motor hingga terjatuh.

“Bahkan ada ibu hamil yang jadi korbannya. Akibat aksi yang dilakukan pelaku menyebabkan korban yang sedang hamil tersebut melahirkan secara prematur,” jelasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya aksi jambret yang sempat viral itu terjadi pada Sabtu (26/1/2020) lalu sekitar pukul 05.00 wita dan berlokasi di Jalan WR. Supratman menuju Jalan Gandapura, Denpasar.

Korban diketahui bernama Ni Wayan Sarioni yang saat itu berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor merek scoopy dari Jalan Gunung Batur, Gang Kenanga nomor 2 Banjar Lingkungan Kerandan, Desa Pemecutan.

Korban hendak bekerja di Warung Liku di Jalan Gandapura.

“Saat melewati Jalan WR. Supratman, tiba-tiba dari arah belakang datang sepeda motor jenis Vario berwarna hitam yang dikendarai oleh kedua pelaku,” ucap Kombes Pol Djuhanadi.

Pelaku yang dibonceng kemudian langsung mengambil tas korban yang diletakan pada dasbot depan kendaraan.

Tas itu berisi barang-barang milik korban seperti handphone, uang senilai 900 ribu rupiah dan barang lainnya.

Korban terjatuh dari morot. Akibatnya korban melahirkan prematur dengan usia kandungan 8 bulan.

“Pelaku hanya mengambil uang korban dan handphone yang didapatkan dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak,” ucapnya.

(bx/ris/yes/jpr)