Soroti Rencana PAM Swakarsa Versi Kapolri Listyo, Pengamat Intelijen Ingatkan Ini

Jenderal Pol Idham Aziz memberikan keterangan sertijab Kapolri didampingi Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto ist

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengamat Intelijen Susaningtyas Kartopati menyoroti rencana Kapolri baru Listyo Sigit Prabowo akan menghidupkan kembali Pam Swakarsa.


Ia mengingatkan jika pria akrab dipanggil Sigit itu benar-benar menghidupkan kembali Pam Swakarsa.

Susan menyarankan untuk tidak merekrut yang menganut paham radikalisme dan Intoleransi.

”Jangan rekrut pihak yang menganut radikalisme dan intoleransi,” ungkapnya dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Rabu (27/1/2021).


Meski demikian, kata Susan dalam mengaktifkan kembali Pam Swakarsa itu tidak akan sama dengan jaman orde baru.

“Tapi, versi pak Listyo tidak sama seperti jaman tahun 1998,” pungkas Susan.

Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa atau PAM Swakarsa versi Listyo Sigit Prabowo disebut bakal berbeda dengan kelompok serupa pada era 1998 silam.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono merespons polemik penghidupan kembali Pam Swakarsa.

Menurutnya PAM Swakarsa versi Listyo Sigit Prabowo bakal berbeda dengan kelompok serupa pada era 1998 silam.

“Jelas semua ini merupakan bentuk PAM Swakarsa yang sangat berbeda dengan PAM Swakarsa pada tahun 1998,” kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/1).

Selain itu, kata Jendral Rusdi, tindakan PAM Swakarsa kelak bakal dikoordinasikan dan diawasi aparat kepolisian.

Sehingga, lanjutnya, pembentukan pasukan yang mengikuti kebutuhan wilayah tersebut tidak akan disalahgunakan di luar dari pengawasan aparat penegak hukum.

“Artinya, dalam segala aktivitas, operasional PAM Swakarsa senantiasa dikoordinasikan dan diawasi oleh kepolisian, jadi operasionalnya tidak berjalan sendiri senantiasa berdampingan dengan kegiatan-kegiatan polisi di lapangan,” ujarnya.

(muf/pojoksatu)