7 Perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo usai Dilantik, yang Pertama jadi Tuntutan Besar Anggota Polri se-Indonesia

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo usai dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negera, Rabu (27/1/2021).

POJOKSATU.id, JAKARTA – Listyo Sigit Prabowo kini menyandang empat bintang di pundaknya usai resmi dilantik sebagai Kapolri.


Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang memasuki masa purna tugas akhir bulan ini.

Pelantikan Listyo sebagai Kapolri dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (27/1/2021).

Sosok yang akrab disapa Sigit itu dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian RI.


Usai dilantik, Jenderal Pol Listyo pun langsung mengeluarkan perintah pertamanya sebagai Kapolri untuk anggota Polri se-Indonesia.

Perintah itu didasarkan pada program dan janji yang ia sampaikan pada saat menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI pada Rabu (20/1) lalu.

Setidaknya ada tujuh perintah yang disampaikan Listyo dalam kesempatan itu.

Pertama, mewujudkan wajah Polri yang tegas tapi tetap humanis.

Kedua, Polri yang mampu memberikan peningkatan pelayanan publik yang baik dan transparan kepada masyarakat.

Ketiga bagaimana Polri bisa melakuan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Ini tentu menjadi tugas kami ke depan,” tuturnya.

“Dengan begitu komitmen kami bagaimana memenuhi harapan masyarakat terhadap Polri betul-betul bisa ditindaklanjuti,” sambungnya.

Sampai saat ini, pandemi Covid-19 disebut Listyo masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapai Polri ke depannya.

Karena itu, perintah keempat, ia meminta anggota Polri agar berusaha melakukan upaya penanggulangan Covid-19.

Kelima, meningkatkan pendisplinan masyarakat agar patuh dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baik melalui kegiatan-kegiatan yang selama ini sudah dilakukan, maupun penegakan displin protokol kesehatan.

“Karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (27/1/2021). Foto repro

Keenam, Sigit juga menekankan bahwa anggota Polri harus bisa membantu dan mengawal pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketujuh dan tak kalah penting adalah, anggota Polri juga harus bisa menjaga stabilitas keamanan.

“Sehingga kita semua bisa terlepas dari situasi yang ada dan ekonomi bisa kembali tumbuh,” tandasnya.

Dalam fit and proper test di Komisi III DPR RI, Listyo menyampaikan Road Mapnya bertajuk “Transformasi Menuju Polri yang Presisi”

Listyo menyebutkan Road Maps tersebut dibagi menjadi 4 bagian besar.

“Transformasi Organisasi, penataan kelembagaan, perubahan sistem dan metode organisasi dan menjadikan SDM Polri yang unggul di era Police 4.0,” paparnya

Kemudian, lanjut mantan ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu perubahan teknologi kepolisian modern di era Police 4.0.

Selanjutnya, transformasi operasional pemantapan kinerja harkamtibmas, peningkatan kinerja, penegakan hukum, pemantapan dukungan polri dalam penanganan Covid-19

Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik Presiden Jokowi sebagai Kapolri, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Foto Repro Youtube Sekretariat Presiden

“Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), menjamin keamanan program prioritas nasional, penguatan penanganan konflik sosial, transformasi pelayanan publik, pningkatan kualitas pelayanan publik Polri,” lanjut paparannya.

Terakhir, wujudkan pelayanan Publik polri Yang terintegrasi, pemantapan komunikasi publik, transformasi pengawasan.

Pengawasan pimpinan terhadap setiap kegiatan, penguatan fungsi pengawasan pengawasan oleh masyarakat (Public Complaint).

“Semua itu adalah poin penting dalam program kami kedepannya, jika dijinkan memimpin Polri,” kata Listyo.

(ruh/pojoksatu)