Habib Ali Abdurrahman Assegaf Ternyata Kader Banser, Aktif Melawan Gestapu

Habib Ali Abdurrahman Assegaf wafat (ist1)
Habib Ali Abdurrahman Assegaf wafat (ist1)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Habib Ali Abdurrahman Assegaf wafat, Jumat (16/1). Almarhum dikenal sosok panutan dan ternyata Habib Ali Abdurrahman Assegaf merupakan kader Banser.


“Beliau adalah guru saya, guru yang selalu memberikan motivasi,” kata Habib Rizieq Shihab lewat video di kanal YouTube Front TV, Rabu (4/10/2020) usai dia mengumumkan rencana kegiatannya setiba di Indonesia dari Arab Saudi.

Habib Rizieq menyebut Habib Ali dengan sebutkan ‘Syaikhi wa Murobbi Sayyidil Walid Al Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf’. Habib Ali adalah guru Habib Rizieq Shihab.

Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin, yang juga mengaku sebagai murid Habib Ali, memberikan keterangan soal riwayat Habib Ali.

Habib Ali lahir di Bukit Duri, Jakarta, pada 1945. Dia adalah putra pasangan Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf dan Hj Barkah binti Ahmad Fusyani.

Dilansir situs NU Online, Habib Ali adalah seorang kader Banser yang aktif pada zaman Gestapu.

Habib Ali biasa dipanggil Sayyidil Walid. Dia adalah mubalig di Jakarta yang rendah hati, bersahabat baik dengan semua kalangan lintas ormas.

Habib Ali menjadi pimpinan Majelis Taklim Wal Mudzakaroh Al ‘Afaf, yang beralamat di Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan.

Habib Ali wafat di salah satu rumah sakit di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (15/1) sore. Habib Ali dimakamkan di pemakaman Habib Kuncung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (16/1/2021) hari ini.

 

(ral/int/pojoksatu)

Loading...