Kemarin, Sudah 139 Kantong Jenazah dan FDR Sriwijaya Air, 3 Jenazah Diidentifikasi

Penyerahan black box FDR Sriwijaya Air SJ182 dari Kabasarnas kepada KNKT

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan sudah menemukan Flight Data Recorder (FDR).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, penemuan FDR dilaporkan KSAL sekitar pukul 16.40 WIB, Selasa (12/1)

“16.40 KSAL melaporkan kembali FDR sudah ditemukan dan dilaporkan pula bahwa underwater beacon ditemukan sebayak dua. Artinya CVR masih perlu dicari dengan tanpa adanya bantuan beacon tersebut,”

“Namun kami meyakini semua beacon yang ada di cockpit voice ditemukan di sekitar itu dengan keyakinan tinggi maka cockpit voice akan ditemukan,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.


Black box itu dimasukkan ke dalam boks dan berisi air berwarna kecokelatan, kemudian dibawa menggunakan Sea Rider oleh beberapa penyelam di antaranya Kopaska dan Dislambair.

Kotak hitam itu dibawa oleh Dansatgasla Operasi SAR Sriwijaya Air Laksamana Pertama Yayan Sofyan dan Direktur Operasional Puskopaska Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi.

Sementara, sampai dengan kemarin, ada 3 jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 yang berhasil diidentifikasi. Jadi, total sudah ada 4 jenazah yang diidentifikasi.

3 korban atas nama Ashabul Yamin warga Pasanggarahan, Jakarta Selatan yang teridentifikasi dari kantung mayat dengan nomor 0072 dan 0029.

Korban kedua atas nama Fadli Satrianto, warga Surabaya yang merupakan Copilot Sriwijaya Air dengan manifest nomor urut 31.