Jadwal Terbang Ditukar, Ini Pengakuan Keluarga Pramugari Sriwijaya Air Mia Tresetyani

Pramugari Sriwijaya Air, Mia Tresetyani Wadu. Foto Bali Express

Samuel menjelaskan pada hari nahas tersebut, tidak seperti biasanya adiknya tersebut tidak menelpon mamanya sebelum terbang.

“Biasanya dia menelpon mama, dia terbang ke sini, dia sudah sampai, dia pasti telpon mama. Kemarin itu tumben dia tidak telpon mama,” tuturnya lagi.

Pria 25 tahun ini menjelaskan sudah mengetahui terlebih dahulu bahwa adiknya salah satu pramugari yang berada di pesawat tersebut, tetapi dia sempat tidak berani memberitahu orang tuanya.

“Saya dapat informasi adik saya di flight itu sekitar jam 18.30, sedangkan orang tua saya belum tahu, saya awalnya tidak berani memberitahu,” jelas Samuel.


Akhirnya Samuel memberanikan diri memberitahu orang tuanya, karena di media sudah menginformasikan nama-nama yang ikut dalam penerbangan tersebut.

“Sudah saya kasi tahu, orang tua juga sudah diberitahu dari Maskapai kru yang ikut di flight itu. Pihak Sriwijaya sudah mengkonfirmasi jika benar adik saya ikut dalam penerbangan itu,” katanya lagi.

Informasi yang didapat Samuel dari rekan kerja Mia seharusnya flight dengan Sriwijaya Air pada siang hari itu bukan jadwal Mia, tetapi ada tukar jadwal sehingga Mia terbang dengan pesawat nahas tersebut.

“Seharusnya adik saya tidak ikut, temennya bilang dia tukar jadwal, kata teman kosnya dia seharusnya tidak di penerbangan itu, tapi jadwalnya ditukar, dia perlihatkan saya screenshot percakapan dengan adik saya,” beber Samuel.

Sebelumnya paman dari Mia, Jhonny Lay membenarkan jika keponakannya tersebut menjadi salah satu pramugari yang bertugas di pesawat nahas tersebut.

Dikonfirmasi media Minggu (10/1) menjelaskan bahwa Mia merupakan jemaat salah satu gereja di Denpasar.

“Benar, Mia keponakan saya yang ikut di pesawat Sriwijaya Air yang dilaporkan hilang kontak kemarin,” jelasnya kepada media.