Berani Sebar Hoax Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Siap-siap Ancamannya 5 Tahun Penjara

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya tak akan memberi ampun bila masyarakat menyebar berita hoax atau foto-foto hoax perihal jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.


Tak tanggung-tanggung, kepolisian akan menerapkan pasal berlapis terhadap masyarakat yang sengaja menyebar konten hoax terkait Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tersebut.

“Penyebar berita hoax dapat diancam dengan pidana berlapis mulai dari Pasal KUHPidana, UU ITE, dan lain-lain,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Yusri menghimbau agar netizen lebih bijak menggunakan media sosia.


Pasalnya, dalam hal ini pihaknya sangat tegas terhadap penyebar konten hoax jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

“Yang mana ancaman hukumannya bisa lebih dari lima tahun penjara,” ujarnya.

Seperti diketahui, pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru pesawat. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

(fir/pojoksatu)