Menhub Sebut Lokasi Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Sudah Ditemukan

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengaku sudah mengetahui titik lokasi pesawat Sriwijaya Air jatuh.

Budi Karya bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto tengah bertolak menuju ke lokasi yang diduga menjadi titik jatuh Sriwijaya Air SJ182.

“Kami sudah menemukan titik kejadian,” ucap Budi Karya dalam jumpa pers di JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1).

Menhub menjelaskan bahwa kendali pencarian pesawat akan dipimpin oleh Basarnas. Secara khusus dia minta agar Basarnas memberi informasi kepada publik secara detail.


“Kendali pencarian ada pada Basarnas. Basarnas saya minta menyampaikan informasi dengan detail dari waktu ke waktu,” demikian Budi Karya yang turut menyampaikan duka kepada keluarga korban.

Budi Karya menjelaskan bahwa pemerintah melalui stakeholder terkait telah mengerahkan sejumlah kapal menuju lokasi.

Hal itu seusai perintah langsung dari Presiden Joko Widodo yang ingin agar pencarian dilakukan secara maksimal.

“Semua atas perintah Pak Presiden agar upaya pencarian dilakukan secara maksimal,” tutupnya.

Pilot Sriwijaya Air SJ-182 Mantan Penerbang TNI AU

Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) merilis bahwa Captain Afwan, pilot Sriwijaya Air SJ182 merupakan purnawirawan TNI Angkatan Udara (AU).

Capt Afwan merupakan penerbang TNI AU pada periode 1987-1998.

Dalam masa dinasnya, Capt Afwan pernah berkarier di Skuadron Udara 4 dan Skuadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma.

Adapun Skuadron Udara 4 merupakan satuan udara angkut ringan di bawah jajaran Wing Udara 2 Komando Operasi Angkatan Udara II yang bermarkas di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur. Skuadron ini mengoperasikan pesawat C-212 Casa seri 20.

Berdasarkan manifest, Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak ini mengangkut 62 orang, yaitu 12 kru pesawat dengan 50 orang penumpang yang terdiri dari 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Sriwijaya Air SJ-182 dinyatakan hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten pada pukul 14.40 WIB.

Tim Basarnas yang dibantu oleh TNI/Polri langsung melakukan upaya pencarian di area yang diduga sebagai lokasi jatuhnya pesawat di Kepulauan Seribu.

(rmol/pojoksatu)