FPI Kalau Gak Terdaftar Tetap Dibubarkan, Aziz: Sekalian Bubarkan UU

Aziz Yanuar. Foto: Adi PojokBogor.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengacara FPI Aziz Yanuar mengomentari sikap Polri yang tetap akan membubarkan kegiatan yang dilakukan anggota maupun simpatisan Front Persatuan Islam yang merupakan organisasi pengganti Front Pembela Islam (FPI) tersebut.


Menurut Aziz, sikap Polri itu terlalu berlebihan bila kegiatan yang akan dilakukan anggota atau simpatisan Front Persatuan Islam dibubarkan.

“(Berlebihan) Saran saya bubarkan sekalian UU 1945,” kata Aziz saat dihubungi Pojoksatu.id, Rabu (6/1/2021).

Aziz menyebut, dalam Undang-Undang, jelas negara telah menjamin warganya berserikat lewat organisasi tanpa perlu melakukan pendaftaran.


Peengacara Habib Rizieq Shihab itu lantas mempertanyakan dasar hukum bila memang pihak kepolisian akan membubarkan setiap kegiatan yang akan dikalukan Front Persatuan Islam.

“Ada dasar hukumnya (semua) karena UUD 1945 Pasal 28e ayat (3) jo putusam Mk no 82/2013 halaman 125 jelas menjamin setiap warga negara berhak berserikat dan berkumpul tanpa perlu mendaftar SKT,” sindir Aziz.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono menuturkan bahwa apabila ingin diakui, maka ormas Front Persatuan Islam harus terdaftar secara resmi.