Akhirnya, Terkuak Sudah Fakta Terbaru Rekening FPI yang Diblokir

Personil TNI dan Polri menurunkan papan nama markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat. Foto Jawa Pos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Usai dibubarkan pada 30 Desember 2020, pemerintah juga membekukan rekening Front Pembela Islam (FPI).

Itu dilakukan setelah ormas milik Habib Rizieq Shihabt itu dinyatakan sebagai ormas terlarang berdasarkan surat keputusan bersama sejumlah menteri dan pejabat tinggi.

Terbaru, anggot tim hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengungkap, rekening yang dibekukan bukan cuma satu sebagaimana yang selama ini yang beredar.

“Ada dua rekening yang sudah diblokir,” kata Sugito kepada JPNN, Selasa (5/1/2020).


Dua rekening itu, kata Sugito, salah satunya atas nama organisasi dan yang lainnya atas nama pribadi, atas nama Irvan Ghani.

“Rekening BCA yang diblokir (milik Irvan Ghani),” tambah Sugito.

Rekening Irvan itu, kata Sugito, digunakan FPI untuk menggalang dana enam laskar FPI yang ditembak polisi.

Uang hasil penggalangan dana dimaksud juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga sebelum akhinya rekening tersebut diblokir.