Jika tak Dibubarkan, Suatu Saat FPI Bisa jadi Ancaman

Ujang Komarudin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengamat politik Ujang Komarudin angkat bicara terkait langkah pemerintah yang membubarkan Front Pembela Islam (FPI).

Akan tetapi, Ujang enggan memastikan apakah lahkah itu tepat atau tidak.

BACA: Putri Gus Dur Kenang #IndonesiaTanpaFPI, Ada Batu dan Sajam, Ternyata Orang FPI

“Soal tepat atau tidak, itu pemerintah yang tahu. Jika mengacu pada versi pemerintah, mereka tentu akan mengatakan tepat,” katanya kepada jpnn.com, Rabu (30/12/2020).


Hanya saja, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini meyakini, pemerintah mempunyai pertimbangan kuat sebelum membubarkan ormas Habib Rizieq Shihab itu.

“Baik itu pertimbangan secara hukum, maupun secara politik,” ujar Ujang.

Pertimbangan hukumnya, bisa jadi sesuai yang dikatakan oleh pemerintah, sudah tak terdaftar sejak 2019 lalu dan dianggap mengganggu keamanan.

BACA: Muhammadiyah Tegas: Pemerintah Bubarkan FPI Bukan Anti Islam, tapi Penagakan Hukum dan Aturan!

“Pertimbangan politiknya, bisa saja kalau FPI tak dibubarkan, akan menjadi besar dan itu akan menjadi ancaman pemerintah di kemudian hari,” ulas Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini.

Untuk diketahui, pemerintah resmi membubarkan FPI per 30 Desember 2020.