Efek Pembubaran FPI Bakal Panjang, Pendukung dan Simpatisan Pasti Dendam

Aparat menurunkan semua atribut FPI di maskas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020). Foto JawaPos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengamat politik Ujang Komarudin meyakini, efek pembubaran Front Pembela Islam (FPI) bakal membawa efek yang cukup panjang.


Bahkan, sangat mungkin bisa sampai berimbas hingga ke Pilpres 2024 mendatang.

BACA: Jika tak Dibubarkan, Suatu Saat FPI Bisa jadi Ancaman

Alasannya sederhana, kader dan simpatisan organisasi kemasyarakatan (Ormas) pimpinan Habib Rizieq Shihab itu sudah cukup banyak selama ini.


“Pilpres 2024 akan tetap hangat, karena kader dan simpatisan FPI itu banyak,” katanya kepada jpnn.com, Rabu (30/12/2020).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini memperkirakan, secara individu-individu, simpatisan dan kader FPI tentu tidak akan diam dengan kondisi yang dialami saat ini.

“Walaupun organisasinya dibubarkan, saya kira mereka secara individu-individu dan kelompok tetap jalan dalam perjuangannya,” kata Ujang.

BACA: Putri Gus Dur Kenang #IndonesiaTanpaFPI, Ada Batu dan Sajam, Ternyata Orang FPI

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini mengatakan, serangkaian peristiwa yang dialami FPI dan HRS belakangan ini, tentu cukup membekas pada para simpatisan dan kader FPI.

Mulai dari tewasnya enam laskar FPI saat berhadapan dengan aparat, hingga Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.