FPI Deklarasi jadi Front Persatuan Islam : Hindari Benturan dengan Rezim

Demo anggota FPI
Demo anggota FPI

POJOKSATU.id, JAKARTA – Usai dibubarkan pemerintah, Front Pembela Islam (FPI) mendeklarasikan Front Persatuan Islam (FPI).

Itu sebagaimana rilis yang diterima wartawan, Rabu (30/12/2020) malam.

BACA: FPI Dibubarkan, Ketua PBNU: Bertamu di Rumah Orang aja Ada Unggah-ungguhnya

Rilis yang sama juga diunggah akun @PETAMBURAN_3 dengan memampang tiga foto surat pernyataan.


Dalam poin kelima, FPI menyatakan bahwa pemburan tersebut bertendangan dengan hukum yang berlaku.

Mereka lantas mengutip putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 82/PPU-XI/2013 dalam pertimbangan hukum halaman 125.

Disebutkan bahwa ormas yang tidak mendaftarkan diri pada instansi pemerintah, tidak akan mendapat pelayanan dari negara.

BACA: Dobel Telak! FPI Dibubarkan, Penahanan Habib Rizieq Diperpanjang 40 Hari

Tetapi, tidak dapat menetapkan ormas tersebut ormas terlarang.

Atau, suatu negara juga tidak dapat melarang kegiatan ormas tersebut.

Sepanjang tidak tidak melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan, ketertiban umum, atau melakukan pelanggaran hukum.

“Bahwa oleh karena Keputusan Bersama tersebut adalah melanggar konstitusi dan bertentangan dengan hukum, secara substansi Keputusan Bersama tersebut tidak memiliki kekuatan hukum baik dari segi legalitas maupun segi legitimasi,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

BACA: Usulan nih, FPI Niru Tukul Arwana aja

Namun pada poin ke-7, mereka meminta semua pengurus, anggota, dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara agar membatasi diri.

“Menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim,” sambung pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Sekretaris Umum DPP FPI Aziz Yanuar menyebut, pihaknya langsung mendeklarasikan wadah baru.

Kini, ormas besutan HRS itu berubah nama menjadi Front Persatuan Islam.

BACA: Bubarkan FPI, PKS Salahkan Pemerintah, Kenapa Gak Terima Tawaran Rekonsiliasi HRS

“Iya, Front Persatuan Islam (FPI),” ujarnya kepada RMOL, Rabu (30/12) petang.

Azis menegaskan, FPI tidak berubah hanya berganti nama untuk kendaraan baru dalam berjuang.

“Bukan berubah, itu kendaraan baru,” jelasnya.

Orang dekat HRS ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mendeklarasikan Front Persatuan Islam.

Hanya saja, Aziz tak menyebut secara rinci di mana lokasi deklarasi dilakukan.

“Sudah deklarasi (Front Persatuan Islam) barusan. Di suatu tempat di Jakarta,” ungkapnya.

BACA: Mau Coba Nekad Pasang Atribut atau Bikin Kegiatan FPI? Mabes Polri Jawabnya cuma Sedikit aja

Aziz juga enggan membeberkan siapa saja yang ikut dalam deklarasi itu.

“Nanti diinfokan,” tutupnya. (ruh/pojoksatu)