Dua Kecelakaan Terjadi Di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas Terlempar

Tren-Kecelakaan-Mudik-Menurun
Ilustrasi

POJOKSATU.ID, PURWAKARTA – Jelang akhir tahun 2020 ini, dua kecelakaan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 93.300 A dan di KM 91. 250 B siang tadi atau tepatnya sekitar pukul 11.50 dan 14.00 WIB, dari dua kecelakaan itu satu orang meninggal dunia.


Menurut Kepala Induk PJR Tol Cipularang, AKP Stanlly Soselisa kecelakaan ini diakibatkan karena beban muatan yang berlebih sehingga truk tak kuat saat menanjak, serta selang rem anginnya pecah hingga terjadinya lakalantas.

“Kendaraan datang dari arah Jakarta menuju Bandung berjalan di lajur 1. Tiba di lokasi, pengemudi menyebut kendaraan tak kuat menanjak dan dugaan selang rem angin pecah jadi tak mampu mengerem yang kemudian kendaraan mundur dan menabrak pembatas,” ujar Stanlly kepada wartawan.

Tak hanya itu, kecelakaan pun terjadi melibatkan dua kendaraan di KM 91.250 B yang mengakibatkan satu orang kernet truk terpental dan tewas.


Menurut Kanit 3 PJR Tol Cipularang, Ipda Iwan Setiawan, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan datang dari arah Bandung menuju Jakarta.

Minibus bernomor polisi B 1155 RH menyalip dari bahu jalan dan memotong arus truk bernomor polisi D 8049 AH dengan cepat lantaran diduga hilang kendali, hingga minibus terguling.

“Kendaraan Pajero menyalip dari bahu jalan langsung memotong arus hingga terguling, datang dari belakang kendaraan truk, sopir truk kaget banting stir ke kiri dan menabrak pembatas jalan lalu terguling,” beber Iwan kepada wartawan.

Kencangnya bantingan sopir truk, lanjut dia, membuat kernet truk terpental keluar mobil yang ditumpanginya. Korban diduga jatuh mengenai pembatas jalan hingga tewas di lokasi kejadian.

“Korban ada tiga, satu kernet truk yang terpental keluar meninggal dunia, dua orang lainnya luka, yakni sopir truk dan sopir minibus,” tutup iwan mengakhiri pembicaraan kepada wartawan.

(Adw/pojokjabar)