Saksi Hidup Bom Gereja Eben Haezer di Malam Natal, Banser Riyanto Teriak “Tiaraaaap!”

Anggota GP Ansor dan Banser Kota Mojokerto menaburkan bunga di makam Riyanto. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setiap datang malam Natal di Kota Mojokerto, Jawa Timur, nama Riyanto selalu disebut-sebut.


Ia adalah salah satu Banser yang ikut menjaga perayaan Natal di Gereja Eben Haezer, Kota Mojokerto tahun 2000 silam.

BACA: Mengenang Riyanto, Banser yang Korbankan Nyawa Demi Jemaah Gereja Eben Haezer dari Serangan Bom di Malam Natal

Meski sudah dua dekade lalu, Angkinki dan Rusmini masih mengingat betul peristiwa kelam itu.


Apalagi, ruko yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya, terletak hanya 50 meter dari gereja tersebut.

Di malam 24 Desember 2000 silam itu, ada dua bom yang meledak. Bom itu meledak saat Rusmini duduk di depan rumahnya.

“Pas sudah mau selesai acaranya (Malam Misa), Banser itu (Riyanto) ikut berjaga di depan gereja, nemu (menemukan) tas (berisi bom),” ungkapnya, Kamis (24/12/2020).

BACA: Menag Yaqut Cholil Kunjungi Misa Gereja Bleduk, “Best Christmas Present Ever, Thank You Pak”

Tas itu hendak dibuang ke selokan oleh Riyanto. Tapi, bom lebih dulu meledak.

Saat itu, para jemaah gereja tengah ramai-ramainya keluar dari gereja usai menjalani misa.

“Katanya mau dibuang ke selokan yang ada di depan gereja. Pas itu orang-orang sudah disuruh tiarap (oleh Riyanto),” tuturnya.