Mengenang Riyanto, Banser yang Korbankan Nyawa Demi Jemaah Gereja Eben Haezer dari Serangan Bom di Malam Natal

Anggota Banser Kota Mojokerto membawa foto almarhum Riyanto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Malam Natal 2000 di Gereja Eben Haezer, Mojokerto, Jawa Timur, berakhir tragis. Tapi malam itu menyisakan kisah Riyanto.


Riyanto adalah salah satu anggota Banser yang ditugaskan untuk ikut menjaga pelaksanaan misa Natal di Gereja Eben Heazer.

BACA: Menag Yaqut Cholil Kunjungi Misa Gereja Bleduk, “Best Christmas Present Ever, Thank You Pak”

Itu adalah hari ke-28 Ramadhan. Demi tugasnya itu, Riyanto pun melewatkan buka puasa bersama keluarganya.


Selain berpamitan kepada ibunya, Riyanto juga berpesan tidak akan pulang.

Pria yang saat itu berusai 25 tersebut ingin beriktikaf di masjid selepas tugas menjaga gereja.

Di gereja itu, Riyanto berbuka puasa dan shalat bergantian dengan anggota Banser lainnya.

BACA: Menag Gus Yaqut: Selamat Merayakan Natal 2020 untuk Saudaraku Umat Kristiani

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB.

Saat itu, seorang jemaat kebaktian melihat ada tas mencurigakan yang tergeletak di bawah telepon umum depan gereja.

Begitu diketahui bahwa tas tersebut berisikan bom, para jemaat gereja pun langsung berlarian menyelamatkan diri.