Munarman FPI Dilaporkan ke Polisi, Polda Metro: Kita Periksa Dulu Pelapor dan Terlapor

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Foto IST

POJOKSATU.id, JAKARTA— Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah menerima laporan yang dilayangkan Barisan Ksatria Nusantara terhadap Munarman.


Munarman merupakan Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI).

Kini laporan tersebut tengah diteliti pihak penyidik Dirkrimsus Polda Metro Jaya.

“Laporan sudah kita terima. Sudah dilakukan penelitian terhadap laporan Barisan Ksatria Nusantara,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).


Menurut Yusri, penyidik akan malakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap pelapor dan terlapor.

Usai dilakukan pemeriksaan klarifikasi, maka penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan kasus tersebut naik penyidikan atau tidak.

“Nantinya kita akan mengundang klarifikasi pelapornya dan sejumlah saksi termasuk terlapornya Munarman,” ujarnya

“Kita juga akan mengumpulkan alat bukti yang ada. Kalau lengkap semuanya kita gelar kan. Mekanismenya seperti itu kira-kira,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Munarman FPI resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Senin (21/12/2020).

Pelaporan itu dilayangkan oleh Barisan Ksatria Nusantara.

Laporan terhadap Munarman teregistrasi dengan Nomor Lp/7557/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 21 Desember 2020 dengan nama pelapor atas nama Zaenal Arifin.

Zainal Arifin yang merupakan mantan Ketua PC NU Zaman Gusdur itu melaporkan munarman karena ia diduga membangun narasi kebohongan terhadap umat.

Narasi yang dimaksud yakni, Munarman menuding polisi bahwa enam laskar FPI tidak membawa senpi dan tidak melakukan perlawanan terhadap kepolisian

Padahal temuan polisi itu, 6 laskar FPI tersebut jelas-jelas melakukan perlawanan.

“Kita laporkan Munarman. Di situ ada kebohangan, ada penghasutan dan ujaran kebencian terhadap institusi Polri,” kata Zianal di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020).

Zainal Arifin yang ditemani oleh sejumlah kiyai dan para ustaz itu mendukung penuh apa yang dilakukan Polri terhadap FPI termasuk penangkapan Habib Rizieq Shihab.

“Kami dukung penuh Polri, kami bersama Polri dan TNI untuk tegakkan hukum,” ujarnya.

(fir/pojoksatu)