Aksi 1812 tak Kantongi STTP, PA 212 Ngotot, Mabes Polri Kerahkan Ribuan Brimob

Ketua PA 212 Slamet Ma'arif
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif

“Tidak ada ijin STTP (di aksi besok) jadi kita akan melaksanakan operasi kemanusiaan,” tegas Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2020).


“Keselamatan masyarakat menjadi hukum yang tertinggi,” kata sambungnya.

Yusri mengungkapkan, tim di lapangan akan melakukan tindakan preventif di sejumlah daerah yang menjadi titik sentral masuknya massa ke Jakarta.

BACA: Kapolresta Bandung Konfirmasi Amankan Senjata Tajam, Anggota FPI mau Berangkat Demo?


Tujuannya agar tidak terjadinya kerumunan dalam aksi 1812 besok.

“Operasi ini akan kita mulai dari beberapa tempat seperti Jakarta Utara, Bekasi. Ini pereventif agar tidak terjadi kerumunan,” ujarnya.

Sementara, Mabes Polri memastikan membantu Polda Metro Jaya dalam pengamanan dengan menerjukan ribuan personel Brimob dari luar DKI Jakarta.

BACA: Polda Metro Cek Kebenaran Tweet Denny Siregar soal Anggota FPI Ikut Demo Bawa Senjata Tajam

Tambahan ribuan personel tersebut berasal dari BKO atau pasukan yang diperbantukan Brimob Nusantara.

“Jumlahnya 2.690 personel untuk pengamanan Jakarta. Saat ini sudah sampai di Jakarta,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Kamis (17/12/2020).

Penambahan personel itu, lanjutnya, salah satunya bertujuan melakukan pengamanan aksi demo yang akan digelar besok di Istana Merdeka.