Anies Telepon Luhut Panjaitan, Wagub DKI Bilang Patuh Dan Taat

Anies Baswedan dan Luhut Panjaitan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Komite Penanganan Covid‑19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan meminta para gubernur meniadakan perayaan Natal dan tahun baru yang mengundang kerumunan massa.

Luhut meminta agar para gubernur menerapkan kebijakan Work From Home atau WFH 75 persen dan jam operasional mal hingga restoran dibatasi sampai pukul 19.00 WIB selama libur Natal dan Tahun Baru.

Menyikapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta langsung menghubungi Luhut Panjaitan melalui sambungan telepon.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membeberkan isi telepon Anies dan Luhut Panjaitan.


Menurut Riza Patria, Anies dan Luhut membicarkan upaya penanganan dan pencegahan virus Corona atau Covid-19 di Ibu Kota.

“Ya diskusi terkait covid ya, penanganan, pencegahan, dan sebagainya dan menyampaikan masing-masing untuk apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat,” kata Riza Patria kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI akan taat pada kebijakan pemerintah pusat.

“Kami tentu Provinsi DKI selalu mengikuti, patuh, taat atas kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat. Ya, 50 persen, akhirnya diputuskan 50 persen WFH,” ucap pria yang akrab disapa Ariza itu.

Juru Bicara Luhut Panjaitan, Jodi Mahardi membenarkan bahwa Anies telepon Luhut terkait kebijakan libur Hari Raya Natal 2020 dan tahun baru 2021.

Anies meminta agar WFH 50 persen. Anies mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) yang poin pentingnya adalah kapasitas kantor 50 persen.

Sementara itu, mal, restoran, hingga tempat wisata diizinkan buka sampai pukul 21.00 WIB. Pengecualian hanya diberlakukan pada 24-27 Desember dan 31 Desember-3 Januari, yaitu tutup pada pukul 19.00 WIB.

“Kemarin sudah ada pembicaraan per telepon antara Pak Anies dan Pak Luhut mengenai ini. Koordinasi mereka sangat baik,” kata Jodi Mahardi, Kamis (17/12).

Jodi mengatakan Luhut pun sudah mengiyakan aturan yang dikeluarkan Anies, sehingga aturan Anies sudah sesuai dengan arahan Luhut.

“Pak Luhut sudah oke,” tambah Jodi.

Sebelumnya, Luhut meminta para gubernur meniadakan perayaan Natal dan tahun baru yang mengundang kerumunan massa.

Ia pun memerintahkan perayaan ibadah keagamaan bagi umat Kristiani dilakukan seperti sebelumnya, yakni melalui daring.

“Natal di gereja seperti sekarang saja, 50 orang cukup, pakai jarak,” ujar Luhut dalam video cuplikan rapat koordinasi yang dikutip pada Rabu (16/12).

Luhut mengatakan penyebaran Covid-19 pasca libur panjang harus diredam. Musababnya, berkaca dari pengalaman 2-3 bulan lalu, angka kasus Covid-19 meninggi setelah libur cuti bersama berlangsung.

(one/pojoksatu)