Rapid Tes Massal di Alun-alun Kota Bekasi, Satu Orang Pengunjung Reaktif

Tim Pemburu Covid-19 dari Polsek Bekasi Selatan dan Kelurahan Margajaya menggelar rapid tes di Alun-alun Kota Bekasi.

POJOKSATU.id, BEKASI – Tim Pemburu Covid-19 dari Polsek Bekasi Selatan dan Kelurahan Margajaya menggelar rapid tes ke sejumlah pengunjung Alun-alun Kota Bekasi, Sabtu (12/12).


Kegiatan yang diikuti tim gabungan Satgas Covid-19 dari unsur Pemkot Bekasi, Kepolisian dan TNI ini menyasar warga yang tengah asyik berkumpul di Alun-alun Kota Bekasi.

Petugas Satgas Covid-19 datang bersama Puskesmas Margajaya langsung mengambil sampel warga secara acak agar mau mengikuti rapid tes yang disediakan secara gratis.


Sebelum melakukan rapid tes, warga yang menjadi sampel diminta untuk menunjukkan data diri berupa KTP untuk dicatat tim medis dari puskesmas.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syafii mengatakan, kegiatan rapid tes ini sudah dilakukan cukup sering di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan.

“Seperti yang sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu, malam Minggu ini kita kembali melaksanakan kegiatan di Alun-alun,” kata Imam, Senin (14/12).

Pada kegiatan kali ini, terdapat 50 alat rapid tes yang disedikan serta, 20 kit swab tes untuk langkah penanganan jika ada yang ditemukan reaktif.

“Kita lakukan rapid tes massal secara acak warga yang ada di alun-alun, apabila hasilnya reaktif dilanjutkan dengan swab,” tegasnya.

Total sebanyak 37 sampel warga yang berada di Alun-alun Kota Bekasi dilakukan rapid dengan hasil satu orang dinyatakan reaktif.

“Terdapat satu orang, warga Cikarang yang dinyatakan reaktif lalu tim medis dari Puskemas Margajaya langsung menindaklanjuti dengan swab tes,” terangnya.

Warga yang dinyatakan reaktif kata Imam, berdomisili di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Tim medis langsung menyarankan warga tersebut mengisolasi diri di rumah sambil menunggu hasil swab.

“Puskesmas juga akan berkordinasi dengan puskesmas tempat domisli warga bersangkutan agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Imam menjelaskan, selain melakukan sampel rapid tes warga, pihaknya juga melakukan sosialiasi terhadap pengunjung dan pedagang di alun-alun agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami selain melakukan rapid tes massal juga melakukan war-war disiplin protokol kesehatan dalam rangka mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.

Selain itu, dirinya selalu mengingatkan warga masyarakat selalu menjaga Prokotol Kesehatan saat beraktivitas.

“Penggunaan masker, menjaga jarak aman dan juga selalu cuci tangan itu selalu kita ingatkan kepada masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Evita Nurachma Septiawaty