Kalau Habib Rizieq Mangkir Terus, Ini Konsekuensinya, Bukan Polisi yang Ngomong loh yah

Habib Rizieq

POJOKSATU.id, JAKARTA – Habib Rizieq Shihab sedianya sudah diperiksa penyidik sebagai saksi terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.


Akan tetapi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu mangkir dengan alasan kesehatan karena baru saja menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Ummi.

Sesuai prosedur, jika HRS terus mangkir dari panggilan penyidik, maka ia bisa dijemput paksa.

Demikian disampaikan pengamat hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Chudry Sitompul kepada wartawan, Kamis (3/12/2020).


“Kalau tiga kali dipanggil beliau secara patut tidak hadir, memang akan dijemput paksa,” ungkapnya.

Selain mangkir, HRS juga disebut-sebut menggunakan para pendukungnya untuk menghalangi penegak hukum.

Itu terjadi saat penyidik hendak menyerahkan surat panggilan ke kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Karena itu, ia pun sangat menyayangkan adanya dugaan upaya penghalangan itu.

“Kenapa ada petugas negara mengantarkan panggilan harus dipersulit? Mestinya tidak usah dihalang-halangi,” sesal dia.

Ia pun mengingatkan, bahwa siapapun yang dengan sengaja menghalangi proses hukum bisa diancam pidana.

“Bisa dianggap mengintervensi hukum. Pasal 160 menghalang-halangi penyidikan,” katanya.

Lebih lanjut, Chudry mengingatkan, polisi bisa saja menetapkan Rizieq sebagai tersangka dan melakukan penahanan.