Semangat Tukang Ojek Online Cari Nafkah di Masa Pandemi Covid-19

Tukang ojek online tetap beraktivitas di masa pandemi.

Pandemi Covid-19 membuat aktivitas banyak orang menjadi terbatas. Meski begitu, para tukang ojek online ini memilih untuk tetap mencari nafkah.


Reporter : Arief Pratama

Virus Covid-19 di Indonesia, tak menyurutkan semangat tukang ojek online yang terkena dampak secara ekonomi.

Bahkan, diawal masa Pandemi bulan Maret 2020 lalu, tukang ojek online banyak mendapat perhatian masyarakat karena kerjaannya menjadi terdampak.


Salah seorang pengemudi ojol, Toto (36) warga Ujungberung mengaku tetap menjalankan aktivitas saat masa pandemi.

“Sejak awal masa pandemi tetap jalan, meski memang sangat terdampak sekali,” paparnya, Senin (30/11).

Dirinya pun berharap, pandemi segera berlalu. Agar upayanya dalam mencari nafkah bisa kembali normal.

“Perihal pendapatan, saya akui berkurang drastis. Namun ya tetap saja harus diterima dengan ikhlas,” jelasnya.

Diakui Toto, bahwa tak selamanya saat masa pandemi dirinya tidak mendapatkan penumpang.

“Saat PSBB awal-awal malah kan ada peraturan dilarang bawa penumpang, ya saya tetap saja jalan ambil order paket atau makanan. Alhamdulillah yang penting ada buat makan istri dan dua anak saya,” paparnya.

Saat ini dengan era new normal, sejak September ia pun menerapkan protokol kesehatan ke penumpang.

“Saya siapin hand sanitizer, lalu saya diberi pembatas oleh operator dengan penumpang, dan saya tetap jalan tanpa rasa takut terhadap virus, karena saya menerapkan protokol kesehatan ketat dan menerapkan 3M,” pungkasnya. (*)