Ketua DPRD Sentil Bima Arya, Lebih Banyak Gaduhnya Dibanding Penyelesaian Masalah

Atang Trisnanto
Atang Trisnanto

POJOKSATU.id, BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyayangkan penanganan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang sempat dirawat di Rumah Sakit UMMI Kota Bogor.


Politikus PKS ini menyentil Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang melaporkan pihak RS UMMI ke polisi karena dianggap menutupi tes swab HRS.

“Saya melihat penanganan dan penyikapan dari Walikota terhadap perawatan IB HRS ini terkesan lebih banyak unsur kegaduhannya dibanding penyelesaian substansi dasarnya,” ucap Atang dalam keterangannya, Minggu (29/11).

“Seharusnya pendekatan yang dilakukan bisa lebih merangkul agar tidak muncul reaksi defensif dari pihak keluarga pasien maupun RS,” sambung Atang .

Menurutnya, penanganan bukan dengan cara demonstratif yang akhirnya menimbulkan suasana riuh rendah seperti sekarang ini.

Dikatakan Atang, seharusnya Bima Arya melakukan pendekatan persuasif, komunikasi intens, penanganan senyap, dan mengedepankan musyawarah.

“Kan yang terpenting adalah langkah-langkah taktis penanganan. Bukan pada ramainya pemberitaan,” tegas Atang.

Dari berbagai kasus penanganan covid-19 di Kota Bogor selama ini, Atang melihat baru kali ini sangat demonstratif.

Dikatakan Atang, sebelum-sebelumnya, jika ada yang suspek, probable, ataupun positif covid, dijalankan secara senyap, tapi produktif.

“Jadinya kan orang bertanya, kenapa untuk penanganan IB HRS jadi berbeda? Ada apa?,” imbuhnya.

Atang mengatakan, kalau mencegah adanya kerumunan, kan tidak ada kerumunan itu. Kalaupun ramai, bisa langsung ditertibkan.

“Kalau alasannya untuk kecepatan penanganan, di lapangan masih banyak juga warga yang kesulitan mendapatkan penanganan covid,” sebutnya.

Loading...