Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Arief Poyuono: Tamat Sudah Cita-cita Prabowo jadi Presiden

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo penuhi undangan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan terkait kursi menteri, Senin (21/10/2019). Foto ist
Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo penuhi undangan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan terkait kursi menteri, Senin (21/10/2019). Foto ist

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arief Poyuono angkat bicara terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

Manurut Arief Poyuono, itu menjadi pelajaran berharga sekaligus tabokan besar bagi Prabowo Subianto.

Pasalnya, selain orang dekat Prabowo, Edhy juga merupakan anak didik langsung Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Arief pun mengingatkan ucapan yang pernah dilontarkan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.


Saat itu, sosok yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu menyebut korupsi di Indonesia sudah mencapai stadium empat.

Pernyataan itu dilontarkan Prabowo saat menderima deklarasi dukungan ratusan purnawirawan TNI/Polri di Grand Pasific Hall, Yogyakarta, 27 Februari 2019 silam.

Saat itu, Prabowo menyebut, masalah bangsa Indonesia adalah korupsi para elite yang mencuri uang rakyat yang mengakibatkan rakyat semakin miskin.

Prabowo pun berjanji, jika terpilih, dirinya akan menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.

Prabowo juga menyatakan bahwa tidak boleh ada lagi hukum yang tidak adil dan ketimpangan ekonomi sehingga rakyat tidak bisa makan.

“Ternyata mulut yang sudah berbusa-busa mengatakan korupsi di Indonesia sudah stadium empat ternyata justru Edhy Prabowo, anak buahnya dan asli didikan Prabowo sendiri justru menjadi menteri pertama di era Jokowi-Maruf yang terkena operasi tangkap tangan oleh KPK,” ujar Arief, Rabu (25/11/2020).