Pakar Imunisasi Imbau Masyarakat untuk Tidak Menolak Vaksin Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pakar Imunisasi Jane Soepardi mengimbau masyarakat untuk tidak menolak vaksin Covid-19.


Jane mengatakan, masyarakat perlu mengingat bahwa vaksin berbeda dengan obat. Sebab, vaksin diberikan kepada orang yang sehat.

Karena itu, syarat vaksin dibuat sangat ketat. Seperti diketahui, perlu melalui uji klinis fase 3 hingga mendapat izin BPOM sebelum diedarkan.

“Lebih baik jangan sampai tertular Covid-19, dan kalau kita beruntung mendapat imunisasinya, jangan ditolak, justru bersyukur kalau mendapat vaksin Covid-19,” katanya, dikutip dari laman resmi Satgas Covid-19.

Jane mengatakan, sebelum ditemukan vaksin, dulu, banyak sekali kematian karena penyakit menular seperti campak, difteri dan pneumonia.

Kemudian, setelah lahir vaksin, penyakit-penyakit menular berbahaya tersebut bisa dikendalikan.

“Dulu pada waktu sebelum vaksin ditemukan, kematian karena penyakit menular seperti campak, difteri, dan pneumonia, banyak sekali. Dengan lahirnya vaksin-vaksin ini, penyakit-penyakit menular berbahaya tersebut sudah hilang, walaupun masyarakat sering tidak menyadarinya,” paparnya.

“Jadi masyarakat kita harus terus-menerus diberi pengetahuan tentang penyakit apa saja yang berhasil dicegah dengan imunisasi. Jangan sampai nanti lupa lalu menghindari vaksin sehingga muncul kembali penyakit-penyakit lama,” tandasnya.

(zul/pojoksatu/adv)

Loading...