Hari Ini Lima Orang Diperiksa Polda Jabar soal Kerumunan Habib Rizieq Shihab di Megamendung

Direskrimum Polda Jabar, Kombes CH Patoppoi. Foto : Arief/pojoksatu

POJOKSATU.id, BANDUNG – Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar kembali memeriksa sejumlah pihak guna meminta klarifikasi kegiatan Habib Rizieq Shihab di Megamendung.

Direskrimum Polda Jabar, Kombes CH Patoppoi menjelaskan, bahwa hari ini dijadwalkan akan ada lima orang yang diperiksa.

“(Kasus) Megamendung hari ini ada lima orang saksi yang diklarifikasi dan satu orang ahli. Mudah-mudahan diharapkan hadir ya,” ujarnya, Selasa (24/11/2020).

Lima orang tersebut yakni dua orang dari FPI dan tiga orang petugas RW.


“Kanit Pol PP dan puskesmas yang memberikan imbauan dan teguran saat kegiatan,” paparnya.

Untuk Bupati Bogor Ade Yasin, Patoppoi menyatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu perkembangan.

“Informasi masih sakit, kami masih tunggu kabar lebih lanjutnya,” jelasnya.

Untuk kabar kedatangan pengurus FPI sendiri, Patoppoi menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi.

“Masih menunggu Informasi, apakah akan hadir,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis sebelumnya mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

Kedunya dianggap melakukan pembiaran kerumunan Habib Rizieq di Petamburan Jakarta Pusat dan kawasan Megamendung Kabupaten Bogor.

Saat ini, penyidikk gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan itu.

Bahkan, penyidik juga sudah memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Anies dan Ridwan dipanggil untuk dimintai klarifikasinya.

Sementara di Polda Jabar, penyidik juga memanggil sejumlah pihak terkait kerumunan di Megamendung.

Mereka di antaranya ketua RT setempat sampai dengan Bupati Bogor Ade Yasin.

Namun Ade Yasin tak bisa memenuhi panggilan lantaran terpapar Covid-19 dan harus menjalani perawatan medis di RSPAD. (arf/pojoksatu)