Polda Jabar Tunggu Alasan FPI Tak Datang Dalam Klarifikasi Kegiatan di Megamendung

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. Foto: Arief/PojokSatu.id
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. Foto: Arief/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, BANDUNG- Polda Jawa Barat telah memeriksa delapan orang dalam kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung Jumat (13/11) lalu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago menjelaskan bahwa kemarin penyidik Ditreskrimum Polda Jabar, sudah memeriksa bahwa ada kurang lebih 8 orang yang sudah dilakukan klarifikasi.

“JadiĀ  penydidik mengklarifikasikan 40 pertanyaan, dimulai dari jam 10 pagi hingga malam hari, Jumat kemarin,” terang Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Sabtu (21/11).

Kabid Humas menambahkan, bahwa dari keterangan yang diambil penydidik, menanyakan seputar masalah tupoksi SOP dari masing yang diminta klarifikasi.

“jadi klarifikasi kemarin, baik itu mengetahui atau tidak kemudian sebagai yang menjabat di dalam pemerintahan tau apa tidak,” paparnya.

Kemudian, ada dari yang kita harapkan dari pihak FPI kebetulan ada dua yang harusnya diminta keterangan, dua tersebut diharapkan bisa menjelaskan terkait masalah undangan untuk melakukan peletakan batu pertama, kemudian dengan panitianya.

“Disini banyak yang menyampaikan lokasi tersebut dimiliki oleh rizieq, ada juga yang mengatakan rizieq itu hanya diundang, diharapkan pada saat kemarin itu panitia khususnya dari fpi datang namun yang bersangkutan tidak datang,” jelansya.

Kemudian, kita akan melakukan pemanggilan klarifikasi kedua nanti tanggal 24 november.

“Nanti rencana pemanggilan berikutanya, yang ditunjukan kepada bapak ustadz asep agus sofyan, kemudian bapak habib muhsid al atas dan bapak RW, begitu juga dengan ibu bupati mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah sembuh,” terangnya.

Untuk alasan kenapa pihak FPI tidak datang, sampai sekarang belum ada berita, tapi yang jelas surat undangan klarifikasi sudah diterima.

“Belum ada alasannya, untuk pemanggilan kedua direncanakan tanggal 24 november berarti hari selasa yah minggu depan,” katanya.

(rif/pojoksatu)

Loading...