Mau Diperiksa Bupati Bogor Positif Covid-19, Ini Jawaban Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, memberkan keterangan terkait kasus kerumunan Habib Rizieq di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Kamis (19/11/2020). Foto: Arief/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, BANDUNG – Polda Jabar menjadwalkan memanggil Bupati Bogor Ade Yasin, Jumat (20/11) besok terkait kerumunan Habib Rizieq di Megamendung, Puncak.


Ade Yasin dimintai klarifikasinya terkait kerumunan massa saat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu mengadakan kegiatan di Megamendung, pada Jumat (13/11) lalu.

“Klarifikasi akan dilakukan kepada perangkat daerah di Bogor, di antaranya Bupati Bogor,” tutur Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Kamis (19/11/2020).

Terbaru, Ade Yasin dinyatakan positif terpapar Covid-19.


Berkenaan dengan hal itu, Erdi menyatakan pihaknya hingga kini belum menerima surat dari gugus tugas atau rumah sakit setempat.

“Belum saya terima surat dari gugus tugas di Bogor, atau Rumah sakit disana terkait Bupati positif Corona,” jelasnya.

Surat pemanggilan klarifikasi sendiri, diberikan Polda Jabar Rabu kemarin.

“Kemarin sudah dilayangkan surat pemanggilan untuk klarifikasi atas kegiatan Habib Rizieq Shihab di Megamendung tanggal 13 November lalu,” tandasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyatakan, pihaknya juga akan menindaklajuti keramaian Habib Rizieq di Puncak, Kabupaten Bogor.

Karena itu, Argo memastikan, Polda Jabar akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk dimintai klarifikasinya.