Bantuan Bagi UMKM Terdampak Covid-19 Diperpanjang Hingga 2021

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki,

POJOKSATU.id, BOGOR – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki berencana akan memperpanjang bantuan bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia hingga tahun 2021 dengan target 20 juta pelaku usaha.

Karena itu, kata Teten, merupakan arahan dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

“Kemungkinan akan di perpanjang. Pak Presiden sudah memberikan arahan untuk terus dilanjutkan karena keadaan ekonomi masih berat terutama untuk usaha mikro,” kata Tenten saat menghadiri launching Hotel Swiss-Belinn, Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (16/11).

Tenten mengungkapkan ada dua program besar dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk membantu UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19.


Selain dua program tersebut, pihaknya juga membantu bagi pelaku UMKM yang tidak bisa usaha lagi dengan cara masuk ke program jaminan sosial.

“Nah yang masih bisa berusaha kita bagi jadi dua program besar, satu dengan yang sudah bankable lewat program hibah sebesar Rp 124 triliun yaitu program relaksasi pinjaman sama subsidi bunga,” ucap Tenten.

Dijelaskan, bankable sendiri adalah yang punya utang di bank karena gagal bayar gegera Covid.

Sedangkan, lanjut Teten, yang unbankable diberikan hibah kerja untuk 12 juta pelaku usaha mikro itu nilainya Rp 28 triliun.

“Kita memberikan modal kerja yang murah bagi yang tadi unbankable yang sudah mendapatkan bantuan hibah modal kerja Rp 2,4 juta. Udah lebih dari 72 persen, kita ini sebenarnya bisa kita percepat tapi kita lagi nunggu usulan-usulan dari daerah,” pungkasnya.

Reporter : Muhammad Firhan