Ternyata Pengesahan UU Ciptaker Hanya Menguntungkan Airlangga Hartarto dan Sejumlah Orang Ini

Ketua Umum PP HIMA Persis Iqbal Muh. Dzilal

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum PP HIMA Persis Iqbal Muh. Dzilal menduga, pengesahan UU Cipta Kerja hanya menguntungkan Menteri Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto.


Pasalnya, di dalam draf UU tersebut, terdapat pasal yang mengatur tentang usaha batu bara di mana bisnis utama Airlangga bergerak dalam sektor tersebut.

Demikian disampaikan Iqbal Muh. Dzilal dalam keterangannya kepada PojokSatu.id, di Jakarta, Minggu (15/11/2020).

“UU Cipta Kerja hanya menguntungkan Airlangga dan perusahaannya saja. Sangat jelas potensi konflik of interest dalam UU Cipta Kerja ini,” ujarnya.


“Airlangga Hartarto sekaligus Pengarah Satgas UU Cipta Kerja ini terdeteksi sebagai pemilik perusahaan Bara Hanyu Kapuas dan juga Multi Harapan Utama yang bergerak di tambang batubara,” lanjutnya.

Kemudian, kata Iqbal, sebagian para pejabat terlibat dalam pembahasan UU kontoversial itu juga punya kepentingan yang sama melindungi usaha mereka.

“Para pejabat yang terkait dengan UU ini adalah mereka yang juga punya perusahaan tambang atau saham di sana,” ungkap Iqbal.

Padahal, kata Iqbal, bahwa negara melalui UU telah berusaha mencegah terjadinya potensi konflik kepentingan seperti ini.