BNN Lido Masih Mencukupi, Pemkot Bogor Tunda Penggunaan Hotel untuk Isolasi Pasien OTG

POJOKSATU.id, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menunda sementara penggunaan hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Hal itu dikarenakan kapasitas tempat isolasi pasien OTG di PPSDM BNN Lido Bogor masih di bawah 50 persen.

“Saat ini tempat isolasi di PPSDM BNN Lido tingkat pemanfaatannya masih sekitar 50 persen dari kapasitasnya. Sehingga, hotel isolasi masih menjadi alternatif apabila terjadi kebutuhan yang tinggi,” ujar Dedie, Senin (9/11).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Dedie memaparkan, hingga Senin (2/11), di PPSDM BNN Lido baru terisi 36 persen tempat tidur atau bed dari 100 bed yang tersedia.


“Angka kan dinamis ya. Tapi berdasarkan data khusus untuk yang diisolasi di BNN Lido, sudah terisi 36 persen atau 36 pasien,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Dedie, secara umum dari 404 bed khusus pasien Covid-19 yang tersedia di Rumah Sakit (RS) rujukan, hingga Senin (2/11) sudah terisi 299 bed. Jika dipersentasekan yakni mencapai 56,7 persen.

Namun, dari 229 kasus Covid-19 tersebut tidak seluruhnya berasal dari Kota Bogor. Sekitar 52 persen atau 119 orang di antaranya merupakan warga Kota Bogor, 91 orang warga Kabupaten Bogor, dan 19 orang lainnya berasal dari kota lain.

Meski demikian, Dedie menegaskan rencana penggunaan hotel sebagai tempat isolasi pasien OTG hanya ditunda. Bukan berarti tidak jadi sama sekali.

“Pengggunaan hotel jadi tempat isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala nantinya menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Jika ke depan terdapat situasi darurat terkait Covid-19, maka hotel untuk isolasi pasien OTG bisa diperlukan. Seperti misalnya, kondisi pasien yang fluktuatif, serta ketersediaan tempat tidur secara keseluruhan.

Lebih lanjut disampaikan, jika sudah mendekati batas kapasitas, baru hotel tersebut akan diajukan ke pemerintahan pusat. Termasuk pengajuan anggaran kegiatannya.

“Tetap dipersiapkan bila diperlukan akan diajukan ulang. Prinsipnya siap bila benar-benar diperlukan,” pungkasnya.

Reporter : Adi Wirman