Pasca Diterjang Angin Puting Beliung, Situ Rawa Gede Kembali Buka dengan Prokotol Kesehatan

Situ Rawa Gede kembali dibuka pasca dterjang puting beliung. (Foto: Pojoksatu)

POJOKSATU.id, BEKASI – Kawasan Situ Rawa Gede di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi, baru saja diterpa bencana angin puting beliung pada Senin (26/10) lalu. Meski begitu, masyarakat tetap antusias mengunjunginya.


Pantauan Pojoksatu.id di lapangan, petugas dari Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan (KPPL) Situ Rawa Gede, sudah membersihkan puing-puing bangunan semi permanen beserta tembok yang runtuh.

Terpantau sejumlah kerusakan pada balai pendopo tempat masyarakat biasa duduk bersantai sambil menikmati keindahan danau alami tersebut.

Sejumlah tempat-tempat berfoto yang rusak diterpa angin belum diperbaiki dan masih terlihat kosong.


Beberapa kayu dan bambu sisa runtuhan bangunan diletakkan di atas perahu yang juga rusak. Usai kejadian, belum ada satu pun pedagang kuliner maupun lainnya yang membuka toko.

Seorang pengunjung bernama Nadia (25), warga Cileungsi, mengaku tak mengetahui bahwa Situ Rawa Gede jadi salah satu lokasi yang terdampak angin puting beliung.

Meski tak ada satu pun warung yang buka, ia tetap meminta kepada petugas untuk diperbolehkan masuk ke lokasi.

“Iya saya enggak tahu kalau masih rusak tempatnya. Tapi dibolehin masuk sih, cuma belum ada yang dagang. Enggak apa-apa lah, lagian rumah saya jauh. Sayang kalau cuma sebentar di sini,” ucap Nadia, Rabu (4/11).

“Ya cuman bisa duduk-duduk doang sama foto-foto di sini abis itu nanti langsung pulang. Ya walaupun tidak ada warung yang buka tapi di sini tetap bagus mengedepankan prokotol kesehatan,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan (KPPL) Situ Rawa Gede, Krisdayadi mengaku cukup banyak masyarakat yang tetap mendatangi Situ Rawa Gede meski belum pulih pasca diterpa angin puting beliung.

Padahal, pengelola telah memberitahukan penutupan lokasi selama masa pemulihan melalui media sosial.

“Sebenarnya kita itu sudah membuat pernyataan di medsos bahwa kita tutup sementara waktu sampai waktu yang belum ditentukan. Karena kita sedang melaksanakan recovery atau perbaikan,” kata Krisdayadi.

Meski begitu, terdapat masyarakat yang tetap mengunjungi Situ Rawa Gede. Pengelola akhirnya memperbolehkan mereka masuk lantara tak bisa memaksa pengunjung untuk kembali pulang.

“Jadi kita udah menjelaskan seperti di pintu masuk, tetapi wisatawan masih saja ada yang penasaran dan memaksa untuk masuk, seperti apakah Situ Rawa Gede Bojong Menteng. Mungkin mereka sudah merencanakan itu untuk berlibur ke sini, jadi atas hal itu mau tidak mau kita buka tempat wisata ini,” ungkap Krisdayadi.

Menurutnya, sejumlah fasilitas penunjang di tengah Covid-19 disediakan oleh pengelola. Terlihat seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan dan juga penembak suhu tubuh.

“Meskipun warung-warung belum pada buka, namun prokotol kesehatan untuk pengunjung yang datang tetap kami siapkan,” tandasnya.

Reporter : Evita Nurachma Septiawaty