Teguran ke Luhut dan Bahlil itu karena Kebanyakan Angin Surga untuk Nina Bobo Jokowi, Ternyata Bodong

Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (2/11/2020). Foto Sekretariat Kabinet

POJOKSATU.id, JAKARTA – Teguran Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia adalah hal yang wajar dilakukan.

Pasalnya, capaian Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) itu dinilai jauh dari ekspektasi.

Teguran orang nomor satu di Indonesia itu diberikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (2/11).

Teguran yang secara spesifik dialamatkan kepada Luhut dan Bahlil karena investasi pada kuartal III-2020 terkontraksi hingga minus 6 persen.


Sementara Jokowi menargetkan investasi tidak sampai minus 5 persen.

Demikian disampaikan pengamat politik Sya’roni kepada RMOL, Selasa (3/11/2020).

“Terlalu banyak beri angin surga ke Jokowi,” tutur Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) itu.

Dia lantas mengurai sejumlah investasi yang menurutnya hanya pepesan kosong.

Seperti investasi kilang minyak dari Timur Tengah yang digadang-gadang angkanya mencapai 30 miliar dolar AS.

Kemudian ada juga investasi dari Softbank yang disebut mencapai 100 miliar dolar AS.