Cerita Polwan Cantik Briptu Hikma Nur Syafa Disandera, Dengar Suara Tembakan Setiap Hari

Briptu Hikma Nur Syafa Atun

POJOKSATU.id, JOGJA – Polwan cantik yang satu ini sempat menjadi omongan dan viral di media sosial. Briptu Hikma Nur Syafa Atun namanya. Ima panggilannya.

Beragam unggahannya saat bertugas sebagai Formed Police Unit (FPU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencuri perhatian.

Tak sekadar paras cantiknya, tetapi juga kedekatan dengan warga, khususnya anak-anak di Bangui Afrika Tengah.

Briptu Hikma Nur Syafa dikenal saleha. Ia tak pernah melepas hijab saat bertugas. Balutan hijab membuatnya terlihat semakin anggun.


Polwan Satlantas Polres Bantul ini bertugas sebagai FPU di Bangui, Afrika Tengah sejak pertengahan 2019.

Ia menceritakan pengalamannya saat bertugas di negeri orang, termasuk ketika dia disandera oleh kelompok bersenjata Bangui.

Melalui negosiasi yang alot akhirnya Briptu Hikma Nur Syafa dan timnya dilepaskan.

“Serangan senjata penembakan memang banyak dan sering terjadi. Masyarakat (Bangui) memang umum membawa senjata, tetapi sekarang sudah mulai diatur oleh UN. Memang berisiko dan muncul ancaman, tetapi tidak sampai melukai,” kata Ima di Gedung PAM Obvit Polda DIJ, Senin (2/11).

Bertugas selama satu tahun tiga bulan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Briptu Hikma Nur Syafa.

Polwan cantik kelahiran Bantul 1 Agustus 1994 menyebut Bangui adalah negara yang indah.

Terlepas dari konflik, warga khususnya anak-anak sangat dekat dengan pasukan FPU asal Indonesia.