Usai Istana dan MK, DPR dan Menaker Siap-siap aja Dikepung Puluhan Ribu Buruh, Catat Tanggalnya

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal

POJOKSATU.id, JAKARTA – Konfederasi Serikat Persatuan Buruh Indonesia (KSPI) memastikan akan kembali melakukan aksi menolak Omnibus Law Cipta Kerja.


Besok, Senin (2/11) aksi akan dilakukan di depan Istana dan Gadung Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun, Said Iqbal memastikan, aksi demo puluhan ribu buruh itu juga akan dilakukan di Gedung DPR RI pada 9 November mendatang.

Tuntutan aksi tersebut meminta parlemen melakukan review UU Omnibus Law Cipta Kerja.


Demikian disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal saat dihubungi PojokSatu.id, di Jakarta, Minggu (1/11/2020).

“Selain 2 November, aksi akan dilanjutkan 9 November 2020 di DPR RI untuk menuntut dilakukannya legislatif review,” ujarnya.

Setelah melakukan aksi di DPR itu, Said juga menungkapkan besok harinya akan melakukan aksi di depan Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Aksi tersebut mendesak Menaker Ida Fauziah menaikkan upah minimum 2021 bagi para buruh.

“Tanggal 10 November 2020 di kantor Kementerian Ketenagakerjaan untuk menuntut upah minimum 2021 harus tetap naik,” ungkapnya.