Kudeta Menteri Itu Berlebihan, PDIP sedang Gerah, Pelurunya ke Parpol Besar

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Isu kudeta merangkak di internal Pemerintahan Kabinet Indonesa Maki yang dilontarkan politisi PDIP Darmadi Durianto terlalu berlebihan.

Sebaliknya, itu bisa jadi ungkapan kegerahan PDIP terkait kondisi internal kabinet.

Kudeta merangkak ini, bisa jadi dipicu isyarat bahwa partai besutan Megawati itu mulai gerah dengan sikap parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf.

Demikian diungkap Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat menjadi narasumber dalam serial diskusi Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk ‘Refleksi Satu Tahun Jokowi-Maruf dan Isu Kudeta Jokowi’, dilansir dari RMOL, Kamis (29/10/2020).


Koalisi parpol pemerintahan periode kedua Jokowi sendiri memang tergolong gemuk.

Bahkan, partai tiga besar juga masuk ke dalam koalisi tersebut bersama PDIP.

Yakni Partai Golkar dan Partai Gerindra.

“Ini lebih pada persaingan parpol koalisi,” ungkapnya.

Dedi menduga, isu kudeta merangkak ini ditujukan kepada parpol yang dianggap menjadi pesaing PDIP.

“Tuduhan-tuduhan (kudeta merangkak) semacam ini diarahkan kepada partai politik besar dan berpengaruh besar terhadap presiden,” ulasnya.