Pasutri Dan 3 Anaknya Meninggal Dalam 1 Kamar, Dikubur 1 Liang Lahat

Foto semasa hidup satu keluarga korban kebakaran di Tangerang. (dok istimewa)
Foto semasa hidup satu keluarga korban kebakaran di Tangerang. (dok istimewa)

POJOKSATU.id, TANGERANG – Pasangan suami istri, Saidun Sinaga (55) dan Rianti (48) ditemukan meninggal dalam satu kamar bersama tiga anaknya, Risa Anggraini Sinaga (25), Aghnia Anggraini (22) dan Alfin Akbar Sinaga (18).

Satu keluarga ini meninggal akibat terjebak kebakaran di Tengareng, tepatnya di rumah mereka di Perum Bumi Permai Sentosa, Desa Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (23/10) dini hari.

“Korban suami istri dan tiga anak meninggal. Kejadian sekitar jam 01:20 WIB,” ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin.

Kelima korban ditemukan tak bernyawa di dalam satu kamar di bagian belakang rumah. Korban meninggal akibat terjebak api dan tak bisa menyelamatkan diri.

Kosrudin menjelaskan, kronologi dimana satu keluarga ini meninggal akibat terjebak api di dalam rumahnya.

BACA: Tragis! Suami Istri dan 3 Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangerang

Menurutnya, kebakaran terjadi di bagian depan rumah. Satu keluarga tidak bisa keluar, sehingga terjebak.

Warga yang melihat kebakaran itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun akses lokasi cukup sulit, sehingga armada pemadam kebakaran baru tiba 30 menit kemudian.

“Jadi ada tetangga bangun karena mendengar suara, ternyata setelah bangun ada kebakaran,” jelas Kosrudin.

“Sekitar jam 01:20 mulai kelihatan api. Warga telepon jam 02.13. Kami 30 menit sampai di lokasi sekitar jam setengah 3 lewat karena medannya kecil, sempit. Kita padamkan kurang lebih satu jam,” tambah Kosrudin.

BACA: Merinding! Postingan Terakhir Alfin sebelum Meninggal Bersama Ibu, Ayah dan 2 Kakak

Informasi yang dihimpun, satu keluarga ini merupakan perantau asal Bejiharjo, Kepanewon Karangmojo. Mereka sudah puluhan tahun meninggalkan kampung halaman.

Jenazah satu keluarga ini dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan di TPU Gunungbang. Mereka dimakamkan dalam satu liang lahat.

“Atas permintaan keluarganya dikuburkan di satu liang lahat yang sudah dipersiapkan oleh warga,” ucap Lurah Bejiharjo, Yanto.

Sejak pagi hari, warga masyarakat setempat telah bergotong royong menyiapkan makam dengan ukuran 5 x 2 meter persegi.

(one/pojoksatu)

Loading...