Mahasiswa Bantah Blokir Tol Pasteur: Kita Baru saja Mau Duduk

Polisi membubarkan aksi mahasiswa menolak Omnibus Lw Cipta Kerja karena memblokir Tol Pasteur dan mengganggu ketertiban umum, Jumat (23/10/2020)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Indonesia Menggugat di gerbang Tol Pasteur, Bandung, dibubarkan polisi, Jumat (23/10/2020) sore.


Pasalnya, polisi menganggap aksi sekitar 30 mahasiswa menolak Omnibus Law Cipta Kerja itu dilakukan dengan memblokir pintu Tol Pasteur.

Namun hal itu dibantah oleh mahasiswa yang menyebut mereka baru saja tiba di lokasi aksi.

“Ya jelas kami kecewa dengan sikap pihak Kepolisian,” kata Lingga, perwakilan mahasiswa dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (23/10) malam.


Karena itu, pihaknya menyesalkan tindakan polisi yang disebutnya bertindak represif.

“Harusnya berdialog dulu, koordinasi juga. Ya, kan tapi tiba-tiba diambil. Kita bertangung jawab kok,” sambungnya.

Lingga menyatakan, sebelum melakukan aksi, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi yang akan dilakuan dari Oktober sampai November.

“Kami mahasiswa tidak akan melakukan tindakan yang macam-macam,” katanya.

Saat tiba di perempatan Jalan Pasteur, mahasiswa sempat melakukan shalat dan orasi yang dilanjutkan menuju gerbang Tol Pasteur.

Mereka lalu berhenti sekitar 100 meter sebelum Tol Pasteur.