Emang NU Mau Memaafkan Gur Nur?

Sugi Nur Raharja alis Gus Nur bersama Refly Harun

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sugi Nur Raharja alis Gus Nur kembali dilaporkan ke polisi karena dianggap melakukan dugaan ujaran kebencian kepada Nahdlatul Ulama (NU).

Kali ini, palaporan itu dilayangkan Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Cirebon, Azis Hakim ke Bareskrim Polri.

Laporan tersebut teregister dengan LP Nomor: STPL/364.10/2020/BARESKRIM/ dan nomor LP/B/02596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020.

Azis mengakui, dalam NU memang ada tradisi untuk saling memaafkan.


Karena itu, kendati perbuatan Gus Nur itu sudah berkali-kali, NU diyakininya pasti tetap akan memberikan maaf jika memang Gus Nur meminta maaf.

“Saya kira begini ya, NU ada tradisi saling meminta maaf. Tentu kalau beliau meminta maaf, pasti semua kiai memaafkan,” ungkapnya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Rabu (21/20/2020).

Akan tetapi, Azis menekankan, bahwa Gus Nur sudah berkali-kali melakukan hal yang serupa.

“Satu tahun lalu bahkan sudah ada vonis, dia diputuskan 1 tahun 6 bulan. Sama juga kasusnya, ujaran kebencian terhadap NU,” ujar Azis.

Karena itu, ia berharap polisi bisa menindaklajuti pelaporannya itu.

Sebab ia khawatir, jika tidak ditindaklanjuti, bisa memancing reaksi, baik dari NU, GP Ansor atau Banser.

“Karena saya takut kala proses hukum tidak berjalan, mereka (Ansor dan Banser) bisa bertindak masing-masing. Mereka bisa melakukan apa pun,” ungkap Aziz.